Dua Strategi Pokok (Grand Strategy) dimaksud kemudian dijabarkan menjadi strategi-strategi khusus (prioritas) pembangunan daerah Kabupaten Grobogan sebagai berikut :

1.  Grand Strategi I (Pertama), yakni: ”Penataan Kembali Manajemen Pemerintah Daerah Kabupaten Grobogan” dijabarkan menjadi strategi-strategi khusus  pembangunan sebagai berikut:

  1. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur pemerintah, agar kinerja dapat profesional, jujur, mampu memimpin dan memecahkan permasalahan ekonomi, sosial dan memberikan perhatian serta pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, sehingga tercipta pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

  2. Meningkatkan peran serta masyarakat di dalam pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan, untuk menjamin agar program pembangunan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan yang paling diperlukan oleh masyarakat.

2.  Grand Strategi  II (kedua) Pembangunan daerah yang dinamis untuk membangun Kabupaten Grobogan” dijabarkan ke dalam strategi-strategi khusus sebagai berikut:

  1. Peningkatan Pembangunan perekonomian daerah melalui peningkatan    produk unggulan, peningkatan kualitas tenaga kerja, peningkatan daya saing, pengembangan jaring distribusi pemasaran produk unggulan daerah.

  2. Mengoptimalkan potensi wilayah dengan prioritas  pertanian tanaman    pangan, peternakan, perkebunan dan perikanan.

  3. Peningkatan dunia usaha melalui Usaha Kecil Menengah (UKM), Industri Kecil Menengah (IKM), Pariwisata, dengan membuang peluang investasi untuk sektor industri menengah dan sektor pertambangan.

  4. Meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan dan kesehatan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah dan biaya yang terjangkau.

  5. Menggali berbagai potensi sumber pendanaan, untuk membiayai program pembangunan di Kabupaten Grobogan terutama infrastruktur jalan, jembatan, sarana irigasi, sarana perdagangan, pendidikan, dan kesehatan.

  6. Pengembangan dan pengendalian penggunaan kawasan pertanian, hutan produksi, perkebunan dan pertambangan.

  7. Koordinasi dan kerja sama antar Kabupaten di sekitar Kabupaten Grobogan dalam penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah ( RTRW).

  8. Pengembangan wilayah perbatasan dan pembangunan pusat desa pertumbuhan. Strategi yang ditonjolkan adalah mengembangkan dan mengendalikan kawasan strategis.

 

Berkaitan dengan prioritas pembangunan diatas, disusun sasaran pokok (sasaran strategi) pembangunan Kabupaten Grobogan adalah sebagai berikut :

  1. Meningkatnya kualitas sumber daya manusia aparatur pemerintah, agar kinerja dapat profesional, jujur mampu memimpin dan memecahkan permasalahan ekonomi, sosial dan memberikan perhatian serta pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, sehingga tercipta pemerintah yang bersih dan berwibawa.

  2. Meningkatnya peran serta masyarakat di dalam pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan, untuk menjamin agar program pembangunan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan yang paling diperlukan oleh masyarakat.

  3. Peningkatan pembangunan perekonomian daerah melalui peningkatan produk unggulan, peningkatan kualitas tenaga kerja, peningkatan daya saing, pengembangan jaring distribusi pemasaran produk unggulan daerah.

  4. Mengoptimalkan potensi wilayah dengan prioritas  pertanian tanaman pangan, peternakan, perkebunan dan perikanan.

  5. Peningkatan dunia usaha melalui Usaha Kecil Menengah (UKM), Industri Kecil Menengah (IKM), pariwisata, dengan membuang peluang investasi untuk sektor industri menenga dan sektor pertambangan.

  6. Meningkatnya kualitas pengelolaan pendidikan dan kesehatan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah dan biaya yang terjangkau.

  7. Menggali berbagai potensi sumber pendanaan untuk membiayai program pembangunan di Kabupaten Grobogan terutama infrastruktur jalan, jembatan, sarana irigasi, sarana perdagangan, pendidikan dan kesehatan.

 

Go to top