Untuk mengetahui angka ketergantungan, harus disusun terlebih dahulu struktur usia penduduk dan piramida penduduk, karena Rasio Ketergantungan (Dependency Ratio) adalah perbandingan antara jumlah penduduk umur 0-14 tahun, ditambah dengan jumlah penduduk usia 65 tahun ke atas (disebut usia non produktif) dibandingkan dengan jumlah penduduk usia 15-64 tahun (usia produktif).

Berdasarkan struktur usia, penduduk Kabupaten Grobogan dapat di kelompokkan seperti dalam tabel sebagai berikut:

Struktur Usia Penduduk Kabupaten Grobogan Tahun 2014

No. KELOMPOK UMUR JUMLAH PENDUDUK JUMLAH
L P
1 0-4 46.843 43.979 90.822
2 5-9 52.483 48.375 100.858
3 10-14 53.958 51.595 105.553
4 15-19 55.722 53.070 108.792
5 20-24 64.130 59.880 124.010
6 25-29 61.941 58.641 120.582
7 30-34 59.777 57.662 117.439
8 35-39 55.600 55.067 110.667
9 40-44 49.605 49.961 99.566
10 45-49 50.660 54.983 105.643
11 50-54 46.535 47.910 94.445
12 55-59 36.783 34.779 71.562
13 60-64 26.871 24.684 51.555
14 65-69 17.167 19.245 36.412
15 70-74 15.490 16.764 32.254
16 75 + 19.512 22.653 42.165
  TOTAL 713.077 699.248 1.412.325

Sumber:Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Grobogan.

Pada tahun 2014 sebagian besar penduduk Kabupaten Grobogan adalah kelompok usia produktif (usia 1564 tahun), yang mencapai 1.004.261 jiwa, kemudian kelompok usia non produktif (usia 014 tahun dan 65 tahun keatas) mencapai 408.064 jiwa, sehingga Angka rasio ketergantungan adalah 41%, artinya setiap 100 orang berusia produktif di Kabupaten Grobogan menanggung 41 orang yang non produktif.

Dari data di atas dapat disusun dalam bentuk grafik komposisi penduduk Kabupaten Grobogan menurut kelompok umur dan jenis kelamin sebagaimana tampak dalam grafik sebagai berikut :

 grafik jumlah pddk

Grafik Penduduk menurut kelompok Umur Tahun 2014

 

Go to top