Untuk mengetahui angka ketergantungan, harus disusun terlebih dahulu struktur usia penduduk dan piramida penduduk, karena Rasio Ketergantungan (Dependency Ratio) adalah perbandingan antara jumlah penduduk umur 0-14 tahun, ditambah dengan jumlah penduduk usia 65 tahun ke atas (disebut usia non produktif) dibandingkan dengan jumlah penduduk usia 15-64 tahun (usia produktif).

Berdasarkan struktur usia, penduduk Kabupaten Grobogan dapat di kelompokkan seperti dalam tabel sebagai berikut:

Tabel Struktur Usia Penduduk Kabupaten Grobogan Tahun 2015

No. KELOMPOK UMUR JUMLAH PENDUDUK JUMLAH
L P
1 0-4 48.729 45.681 94.410
2 5-9 57.388 52.895 110.283
3 10-14 56.543 53.388 109.931
4 15-19 58.805 56.854 115.659
5 20-24 60.803 57.917 118.720
6 25-29 60.617 58.089 118.706
7 30-34 58.981 57.565 116.546
8 35-39 54.702 54.304 109.006
9 40-44 49.891 51.402 101.293
10 45-49 48.038 51.331 99.369
11 50-54 45.315 48.695 94.010
12 55-59 39.753 39.130 78.883
13 60-64 26.950 24.921 51.871
14 65-69 18.543 20.108 38.651
15 70-74 13.807 16.458 30.265
16 75 + 19.360 24.572 43.932
  TOTAL 718.225 713.310 1.431.535

Sumber:  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Grobogan.

Pada tahun 2015 sebagian besar penduduk Kabupaten Grobogan adalah kelompok usia produktif (usia 15‐64 tahun), yang mencapai 1.004.063 jiwa, kemudian kelompok usia non produktif (usia 0‐14 tahun dan 65 tahun keatas) mencapai 427.472 jiwa, sehingga Angka rasio ketergantungan adalah 43%, artinya setiap 100 orang berusia produktif di Kabupaten Grobogan menanggung 43 orang yang non produktif.

Dari data di atas dapat disusun dalam bentuk grafik komposisi penduduk Kabupaten Grobogan menurut kelompok umur dan jenis kelamin sebagaimana tampak dalam Gambar I.2 sebagai berikut :

piramida pddk 2015

Gambar Piramida Penduduk 2015

 

Go to top