|
Dishub Siap Cabut Trayek PO Nakal |
|
|
|
|
Ditulis oleh Admin
|
|
17-10-2009 |
Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi (Dishubinfokom) Kabupaten Grobogan siap menindak perusahaan armada mudik yang diketahui melanggar ketentuan. Penindakan tersebut diantaranya dengan mencabut izin trayek PO nakal.
Ketentuan yang dimaksud, menurut Kabid Perhubugan Darat pada Dishubinfokom Bambang Panji AB termasuk etika berlalu lintas dan kelengkapan kendaraan. Untuk mengetahui sejauh mana kesiapan armada mudik yang beroperasi di Kabupaten Grobogan, pihaknya kemarin mengecek kelayakan kondisi seluruh armada bus. Hasilnya, beebrapa bus kondisinya kurang layak. Kelayakan tersebut diantaranya kondisi lampu, klakson, rem, roda dan lampu reting bus, asap knalpot, suara mesin, serta surat-surat kendaraan. “Kami juga periksa surat KIR kendaraan. Yang masa KIR busnya diketahui sudah habis tapi tetap nekat beroperasi, akan kita tindak tegas,” ujarnya disela-sela pemeriksaan bus di Terminal Induk Purwodadi. Pemeriksaan sendiri dilakukan pada 325 armada bus dari 151 PO yang beroperasi di wilayah Kabupaten Grobogan. Disebutkan, jumlah armada sebanyak itu masing-masing melayani rute antar kota antar provinsi (AKAP) sebanyak 64 bus, 218 bus antar kota dalam provinsi (AKDP) dan 43 bus pedesaan. “Pemeriksaan akan kita lakukan dua sesi sebelum lebaran dan dua sesi setelah lebaran,” ungkapnya. Ditanya kesiapan pihaknya mengantisipasi lonjakan pemudik, ia menegaskan seluruh tindakan antisipasi telah direncanakan untuk mengantisipasi kepadatan penumpang, pada arus mudik maupun arus balik lebaran mendatang. Termasuk memberikan izin insidentil kepada PO untuk menambah armada mudik apaibla terjadi kekurangan armada. “Namun perkiraan kami, jumlah penumpang tahun ini turun, mengingat jumlah penumpang dua tahun terakhir juga mengalami penurunan,” ujarnya. Terpisah, Ketua RAPI Grobogan, Sahid menyoroti kondisi bus-bus AKDP di wilayah Grobogan yang sering ugal-ugalan di jalan raya. Ia mencontohkan, bus trayek Solo-Purwodadi maupun Blora-Purwodadi-Semarang, sering seenaknya saat di jalan. “Selain kondisinya sudah tak layak, penggunaan klakson bus juga cukup keras. Bahkan saking kerasnya, suara klakson sudah terdengar dari jarak 5 kilometer. Mereka harus ditindak tegas,” ujarnya. (ika) |
|
Terakhir Diperbaharui ( 03-05-2010 )
|
Refresing
Beberapa lokasi di pusat kota Purwodadi setiap Minggu dan hari libur lainnya menjadi tempat untuk olahraga dan refreshing bersama keluarga. Simpang Lima dan Alun-alun merupakan 2 lokasi yang sangat ramai dikunjungi. Para orang tua melepas kejenuhan kerja selama seminggu bersama anak-anaknya untuk bermain ayunan, kereta mini, mandi bola, komedi putar, pancing ikan mainan, dll tersedia di sana. Setelah lelah jalan-jalan atau bermain, tersedia nasi pecel dan aneka makanan yang dijajakan oleh para pedagang kaki lima.
Kuliner
Di sepanjang jalan-jalan kota Purwodadi tersedia berbagai jenis masakan seperti nasi pecel, rames, pecel lele, ayam bakar, garang asem, gule, sate, dan masakan lain. Para penjual berbagai masakan itu dapat dengan mudah ditemukan para sore dan malam hari. Selain masakan tersebut banyak pula para penjaja makanan kecil seperti kue goreng, roti bakar, dll. Warung makan di kota Purwodadi yang sudah memiliki nama antara lain Noroyono, Bu Djoko, Larasati, Bu Kodri, dll.
Souvenir
Kerajinan bambu dan kayu merupakan souvenir yang menarik dari daerah Grobogan. Berbagai miniatur seperti mobil, becak, rumah, bebek, babi, tempat pena, lampion, dan masih banyak lagi dapat menjadi buah tangan yang menjadi kenangan sewaktu berkunjung ke daerah ini.
Rehat
Setelah keliling Purwodadi dan sekitarnya, tersedia beberapa penginapan dan hotel seperti Surya Laksana, Graha Mukti, HI, dll.
| Hotel Griya LaksanaHotel Harmoni IndahHotel KencanaHotel Alam Indah 1Hotel Alam Indah 2Hotel Graha MuktiHotel Widorokandang | Jl. R. SoepraptoJl. A. YaniJl. A. YaniJl. R. SupraptoJl. SiswomiharjoJl. Gajah MadaJl. Gajah Mada |
|
|