Menu

Wabup Minta Perbaikan Bendungan Dipercepat

images/stories/Berita/wabup_waduk1.jpgWabup Grobogan Icek Baskoro meminta perbaikan pintu air bulan Agustus di bendungan Kedung Ombo untuk dipercepat dalam perbaikanya. Pasalnya, waduk yang dibangun pada pertemuan sungai uter dan sungai serang yang tepatnya terletak di dusun Kedungombo Desa Ngrmabta, Kecamatan Geyer Kabupaten Grobogan untuk pengairan petani palawija dimusim kamarau

”Untuk perbaikan pintu bendungan di waduk Kedung Ombo supaya dipercepat dalam perbaikanya. Karana banyak masyarakat petani yang membutuhkan air untuk pengairan di persawahan,” kata Wabup Icek Baskoro bersama rombongan, setelah melakukan peninjauan bendungan, kemarin.

Perbaikan bendungan Kedung Ombo merupakan kewenangan balai besar wilayah sungai pemali juana di Semarang yang ada di bawah kementerian Pekerjaan Umum. Genangan weduk Kedung Ombo mempunyai areal genangan diu tiga kabupaten. Diantaranya di Kabupaten Grobogan, Sragen dan Boyolali.

Waduk Kedung Ombo sendiri dimanfaatkan menjadi pengembangan jaringan irigasi, pembangkit tenag listrik, pengembangan perikanan, pengembangan pariwisata dan penyediaan air baku. Sementara untuk air irigasi Grobogan seluas 14.908 hektare.

”Saat ini, jaringan irigasi di kabupaten Grobogan sudah sambung menyambung antar jaringan irigasi dan yang lain. Sepertin jaringan irigasi Kedungombo, irigasi Dumpil dan Irigasi Tuntang. Tapi, khusu untuk irigasi Dumpil belum ada lumbung airnya karena rencana banjarrejo di Blora sampai saat ini, belum ada airnya,” terang dia.

Sementara itu, Pemkab Grobogan dalam rangka penyediaan air pada musim kemarau berencana membangun beberapa prasarana sumber air. Seperti Waduk Bandungharjo di Kali Glugu, embung tirto di kali toirto dan embung coyo di kali coyo.

”Sedangkan dalam pengendalian banjir di Grobogan akan melakukan normalisasi tujuh sungai. Pengendalian banjir di kota dengan melakukan normalisasi kali glugu dan kalikali lusi. Sementara utnuk pengamanan lahan pertanian melalui kali sente, kali jajar baru, kali renggong, kali kliteh,” tandas dia.

Sementara Plt Kepala Dinas Pengairan Grobogan Subiyono mengungkapkan, perbaikan pintu air di kedung ombo merupakan kegiatan rutin setiap tahunya. Perbaikan pintu ,keluar air juga sesuai dengan kesepakatan perkumpulan petani pemakai air (P3A) untuk daerah Grobogan, Kudus, Demak, Pati dan Jepara.

”Untuk percepatan perbaikan pintu air akan dilakukan dalam waktu secepatnya dalam waktu satu atau dua minggu dalam bulan ini,” terang dia. (mun)

Add comment


Security code
Refresh

Go to top