HomeInfo DaerahBerita TerbaruPilkades 230 Desa Serentak di 2013

Pilkades 230 Desa Serentak di 2013

Pilkades-2013-1Setelah melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 37 Desa di 14 Kecamatan secara serentak tahun 2012, Kabupaten Grobogan akan menggelar 230 Pilkades serentak tahun [ada 2013 mendatang. Pilkades tersebut, akan mengganti jabatan kades karena masa aktif kades yang sudah habis.

”Untuk Pilkades tahun ini (2012), kami sudah melaksanakan 37 pilkades serentak dan telah dilakukan pelantikan. Hanya satu desa yang akan melaksanakan Pilkades ulang di Desa Pahesan Kecamatan Godong. Dan untuk tahun depan, akan direncanakan ada 230 Pilkades secara serentak,” kata Kabag Pemdes Setda Grobogan Anang Amunanto beberapa waktu lalu.

Dia menuturkan untuk pilkades akan dilaksanakan mulai awal bulan sesuai dengan masa jabatan kades. Diantaranya bulan Januari ada satu desa, bulan Maret 179 Desa, bulan Mei ada 46 Desa, Bulan Oktober satu Desa dan bulan Desember ada 3 Desa.

Lebih lanjut, Anang mengungkapkan dalam pemilihan Pilkades secara langsung sudah diatur sesuai dengan Perda Nomor 8 tahun 2006 tentang Pemilihan Pengangkatan dan Penghentian Kepala Desa Kabupaten Grobogan. Maka untuk persiapannya Pilkades serentak baru akan dilakukan pada awal tahun depan.

”Untuk pencalonan Kades sudah ada ketentuan. Jadi warga yang ingin mendaftar atau ingin menjadi Kades bisa mempelajarinya terlebih dahulu,” ujar dia.

Sementara itu, untuk syarat pencalonan kepala desa Kabupaten Grobogan minimal harus berusia 25 tahun dan pendidikan terakhir adalah SLTP. Syarat tersebut, sesuai dengan ketentuan yang ada sesuai dengan Perda.

Pelaksanaan Pilkades serempak ini, kata Anang berharap supaya pilkades tahun depan akan lebih damai baik sebelum, pada saat, maupun pasca pemilihan seperti pada tahun ini. Selain itu, Pilkades juga sebagai wahana praktek demokrasi yang paling bawah untuk memilih pemimpin di tingkat desa periode enam tahunan.

”Saya berharap kepada semua warga dalam pelaksanaan Pilkades nanti untuk mentaati peraturan yang telah ditetapkan. Karena bagaimanapun tingkat kepatuhan para calon akan mempengaruhi tingkat intergitas, kredibilitas dan legitimasi hasil hasil Pilkades dikemudian hari,” tandasnya. (nir)

 

 

Comments  

 
0 #6 erna kusrini 2013-02-13 16:35
apakah yang jadi lurah ataupun kepala desa itu harus punya uang banyak (dua atau tiga truk)padahal ijazahnya nembak...kok ada juga ya penduduk yang memilih kepala desanya hanya gara2 di drop pupuk satu sak per orang bisa menjadikan seorang kepala desa walaupun sang istri lurahnya itu tidak bisa membaca atau menulis.......OMG apa kata dunia....mau tahu desa yang istri lurahnya tidak bisa membaca dan menulis.....cari tahu sendiri aja ya......MMUUUUAAAHHHH
Quote
 
 
0 #5 PARDIEE 2013-02-08 15:05
ASYIIKKKK DAPAT SERANGAN PAJARRRRRRR
Quote
 
 
0 #4 yahya fatkul mijib 2013-02-07 13:13
jangan kan pilkades penerimaan perangkat desa pun ada seperti kaurkesra, dimana tindakan pemerintah apakah jabatan itu dagangan cobak di bikin badan pengawas daerah yg bekerja mengawasi proses pemilihan kades dn perangkat desanya, gimana mau maju jika awalxa dh ada permainan uang di situ
Quote
 
 
-1 #3 folan 2013-01-28 12:55
masih banyak praktik jual beli suara dlm pilkades di Randurejo.
Quote
 
 
+1 #2 ito 2013-01-08 09:49
ya semoga pilkades berjalan lancar. tidak ada gangguan keamanan tidak terjadi kecurangan dan tidak ada praktik jual beli suara yang menyengsarakan rakyatnya selama 6 th karena memilih manusia tak manusiawi < jangan salah pilih Srigala berbulu domba > ayo kita gunakan hati nurani dan kecerdasan kita.....
Quote
 
 
0 #1 Toyek aey 2013-01-07 20:39
Asyek . . . . . . .
Quote
 

Add comment

Berikan komentar dengan baik, hindari hal-hal yang bersifat negatif, provokatif, dan gunakan bahasa yang santun. Komentar dapat disampaikan tersendiri, atau menanggapi komentar yang sudah disampaikan orang lain dengan cara klik "quote". Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang tidak pantas, mengandung spam, atau tidak layak untuk ditampilkan. Terima Kasih.


Security code
Refresh

Konten yang ditampilkan lebih bersifat informatif, apabila terdapat perbedaan data dengan data resmi (dokumen resmi),
maka yang menjadi acuan adalah data resmi (dokumen resmi) dari Pemerintah Kabupaten Grobogan.

escort bayan escort bayan bayan escort bursa escort escort bursa sex shop ankara escort ankara escort bayan ankara escort kızlar antalya escort antalya escort bayan istanbul escort istanbul escort bayan eskişehir escort eskişehir escort bayan adana escort adana escort bayan mersin escort mersin escort bayan izmit escort izmit escort bayan samsun escort samsun escort bayan ankara rus escort rus escort ankara film izle masaj salonu lojistik muhabbet tatil rehberi lazer epilasyon ucuz bilet wordpress lezbiyen webmaster forum Ayakkabı modelleri araba oyunu araba modelleri