poktan juara prov1Dua kelompok tani (Poktan) di Grobogan berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Yakni, meraih juara I dalam lomba penyuluhan bidang pertanian tingkat Provinsi Jawa Tengah. Kedua kelompok yang berprestasi masing-masing, Poktan Ngudi Rejeki I Desa Nambuhan, Kecamatan Purwodadi. Poktan ini meraih juara I dalam kategori kelompok tani berprestasi komoditas kedelai. Satu lagi adalah Poktan Maju Desa Winong, Kecamatan Penawangan. Poktan ini meraih juara I dalam kategori kelompok tani berprestasi komoditas padi.

Atas keberhasilan tersebut, kedua Poktan tersebut mendapat penghargaan dan hadiah yang diserahkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di lapangan Simpanglima Semarang, Selasa (15/8/2017). Penghargaan dari gubernur diterima langsung oleh ketua kelompok berprestasi tersebut. Yakni, Guseri selaku Ketua Poktan Maju dan Ketua Poktan Ngudi Rejeki I Darwoto.

Bupati Grobogan Sri Sumarni memberikan apresiasi terhadap keberhasilan dua kelompok tani (Poktan) berhasil menorehkan prestasi membanggakan itu. Atas prestasi tersebut, bupati langsung menyempatkan waktu untuk menerima kedua ketua Poktan di ruang kerjanya.  Pertemuan dilakukan setelah kedua ketua Poktan itu kembali ke Purwodadi, usai menghadiri dari acara penyerahan piagam dan hadiah di Semarang. Pertemuan dengan dua Ketua Poktan dilangsungkan di ruang kerja bupati. Hadir pula dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pertanian Grobogan Edhie Sudaryanto.

Menurut bupati, prestasi yang diraih kedua poktan itu dinilai sangat membanggakan. Sebab, untuk bisa jadi juara dalam lomba itu banyak aspek penilaiannya dan harus bersaing dengan banyak kelompok lain dari seluruh Jawa Tengah.Dalam kesempatan itu, bupati berharap agar kinerja kedua poktan itu bisa terus ditingkatkan. Sebab, kedua poktan itu ditargetan bisa meraih prestasi di level nasional.“Setelah juara tingkat Provinsi, jangan kepalang tanggung. Untuk lomba tingkat nasional, kedua kelompok ini harus bisa jadi juara I. Oleh sebab itu, segera dipersiapkan dan dibenahi apa yang masih kurang,” tegasnya.

Kepala Dinas Pertanian Grobogan Edhie Sudaryanto menyatakan, prestasi yang diraih kedua poktan itu tdak mudah didapat. Sebab, untuk bisa jadi juara dalam lomba itu banyak aspek penilaiannya.  Antara lain mengenai, teknis budidaya mulai awal sampai panen, administrasi, unit usaha dan Kemitraan dengan pihak lain, pengelolaan hasil, aset atau modal, pola tanam, serta kegiatan yang sudah dilakukan. Selain itu, dukungan dari pemerintah daerah dan petugas juga menjadi aspek penting dalam penilaian tersebut.

“Jadi, untuk bisa meraih juara tingkat provinsi ini tidak mudah. Oleh sebab itu, keberhasilan ini kita rasa sangat membanggakan,” katanya. DNA

 

Go to top