anggarantepat 1 Sekda Grobogan Moh Sumarsono meminta para kepala SKPD dan seluruh stafnya harus benar-benar serius dan komitmen untuk meningkatkan kinerja. Khususnya, dalam masalah penyerapan anggaran yang harus dilakukan sesuai target yang ditentukan.

“Apabila tidak mampu menyelesaikan target kinerja yang sudah ditetapkan maka harus siap menerima konsekuensi,” tegas Sekda saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Pembangunan (Rakor POP) triwulan II 2017, di gedung Riptaloka setda Grobogan, Sabtu (9/9/2017).

Ia meminta kepada semua kepala SKPD agar segera melaksanakan program yang sudah direncanakan sehingga serapan anggaran bisa sesuai target. Kemudian, semua kendala yang menjadi penyebab lambatnya penyerapan anggaran agar selalu diidentifikasi dan dicarikan solusinya.

“Kebiasaan menunda pekerjaan hingga menumpuk pada akhir tahun jangan sampai terjadi lagi. Program kerja yang sudah direncanakan agar segera dilaksanakan tepat waktu,” cetusnya.

Menurutnya, semua pekerjaan yang bersentuhan dengan masyarakat luas harus mendapat prioritas. Misalnya, sarana jalan dan jembatan karena hasilnya sudah sangat dinantikan masyarakat luas.

Dalam rakor itu terungkap, penyerapan anggaran secara keseluruhan pada 49 SKPD sudah mencapai 43 persen atau melewati target yang ditetapkan sebesar 38 persen. Besarnya anggaran dalam APBD 2017 untuk proyek fisik nilainya berkisar Rp 1,1 triliun. Dana sebesar ini, digunakan untuk membiayai 3.204 kegiatan yang tersebar di 49 SKPD.

 

 

Go to top