Pemerataan pendapatan masyarakat dapat dilihat dari indikator nilai Indeks Gini Ratio dan Proporsi Pendapatan yang dinikmati oleh kelompok 40% penduduk yang berpendapatan terendah (Kriteria Bank Dunia). Berdasarkan kriteria tersebut, maka kondisi pemerataan pendapatan masyarakat dapat dilihat sebagaimana tabel sebagai berikut :

Tabel Indikator Distribusi Pendapatan Masyarakat Kabupaten Grobogan Tahun 2010-2014

No Indikator 2010 2011 2012 2013 2014*) Keterangan
1. Indeks Gini Ratio 0,28 0,26 0,35 0,34   Masuk dalam kategori ketimpangan rendah, karena di bawah batas ketimpangan (<0,35)
2. Prosentase pendapatan yang diterima oleh 40% penduduk yang berpendapatan rendah 23,46% 26,34% 18,91% 21,38%   Masuk dalam kategori ketimpangan rendah, karena di atas batas ketimpangan (>17%)

Sumber : BPS Kab. Grobogan (data tahun 2014 belum tersedia)

Berdasarkan data di atas dapat diketahui bahwa pemerataan pendapatan masyarakat Kabupaten Grobogan berada pada kategori ketimpangan rendah yang ditunjukkan dari indikator sebagai berikut :

  1. Angka Indeks Gini Ratio selama empat tahun berturut-turut selalu berada di bawah angka 0,35.
  2. Berdasarkan kriteria Bank Dunia, 40% penduduk berpendapatan rendah dalam empat tahun berturut-turut menerima lebih dari 17% dari pendapatan total kabupaten yakni mulai tahun 2010 sebesar 23,46%, tahun 2011 sebesar 26,34%, tahun 2012 sebesar 18,91% serta pada tahun 2013 sebesar 21,38%.
Go to top