Pemerataan pendapatan masyarakat dapat dilihat dari indikator nilai Indeks Gini Ratio dan Proporsi Pendapatan yang dinikmati oleh kelompok 40% penduduk yang berpendapatan terendah (Kriteria Bank Dunia). Berdasarkan kriteria tersebut, maka kondisi pemerataan pendapatan masyarakat dapat dilihat sebagaimana tabel sebagai berikut :

Tabel Indikator Distribusi Pendapatan Masyarakat

Kabupaten Grobogan Tahun2011-2015

No Indikator 2011 2012 2013 2014 2015*) Keterangan
1. Indeks Gini Ratio 0,32 0,35 0,34 0,34 - Masuk dalam kategori ketimpangan rendah, karena di bawah batas ketimpangan (<0,35)
2. Prosentase pendapatan yang diterima oleh 40% penduduk yang berpendapatan rendah 21,84% 18,91% 21,38% 21,34% - Masuk dalam kategori ketimpangan rendah, karena di atas batas ketimpangan (>17%)

Sumber :BPS Kab. Grobogan ( data tahun 2015 belum tersedia ).

Berdasarkan data pada Tabel I.23, di atas dapat diketahui bahwa pemerataan pendapatan masyarakat Kabupaten Grobogan berada pada kategori ketimpangan rendah yang ditunjukkan dari indikator sebagai berikut :

  • Angka Indeks Gini Ratio selama empat tahun berturut-turut  selalu berada di bawah angka 0,35.
  • Berdasarkan kriteria Bank Dunia, 40% penduduk berpendapatan rendah selama empat tahun berturut-turut menerima lebih dari 17% dari pendapatan total kabupaten yakni mulai tahun 2011 sebesar 21,84%, tahun 2012 sebesar 18,91%, tahun 2013 sebesar 21,38% serta tahun 2014 sebesar 21,34%.
Go to top