Letak Geografis Kecamatan Grobogan
Kecamatan Grobogan Kabupaten Grobogan sebelah selatan memiliki relief daerah pegunungan kapur dan perbukitan serta berada pada ketinggian sampai 50 meter di atas permukaan air laut dengan kelerengan 0° - 8° Dilihat dari Peta Kabupaten Grobogan, terletak disebelah utara kota Purwodadi. Detail peta Kecamatan ini dapat ditelusuri melalui Google Maps, atau silakan klik disini.
Adapun Potensi di wilayah kecamatan ini meliputi Pertanian (padi, palawija), Perikanan (lele, nila), serta Peternakan (sapi, kambing, ayam buras dan ras).
Grobogan berasal dari kata 'Grobog' yang artinya tempat untuk menyimpan pusaka. Kecamatan Grobogan dulunya pernah ditempati sebagai Kabupaten pertama, oleh karena letaknya kurang strategis maka dipindahkan di Purwodadi, disamping itu juga pernah sebagai ibukota Kawedanan.
Kecamatan Grobogan sebagaimana kecamatan lain di Grobogan terbentuk bersama-sama dengan terbentuknya Kabupaten Grobogan yaitu berdasarkan UU No. 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah Kabupaten di lingkungan Propinsi Jawa Tengah.
Luas Wilayah Kecamatan Grobogan
Secara administratif Kecamatan Grobogan terdiri dari 12 Desa, 438 RT, dan 79 RW dengan ibukota berada di Kelurahan Grobogan. Kecamatan ini mempunyai luas 104,56 Km2 dengan jumlah penduduk pada Tahun 2009 sebanyak 74.219 jiwa, sebagaimana tabel di bawah ini.

Aspek Umum Kecamatan Grobogan
Tahun 2009, Produksi pertanian terbesar di Kecamatan ini adalah komoditas jagung yang mencapai 50.115 ton, diantara produksi pertanian yang lain. Produksi jagung di kecamatan ini mencapai 7,10% dari total produksi di Kabupaten Grobogan yang mencapai 705.691 ton.
Produksi perikanan dari produksi kolam lebih tinggi dibandingkan perairan umum, yang mencapai 15.600 Kg. Sementara produksi dari perairan umum mencapai 10.500 Kg. Sedangkan untuk peternakan, jumlah ternak kambing mencapai 12.324 ekor, sapi potong mencapai 5.362 ekor.
Industri yang berkembang masih didominasi industri rumah tangga yang mencapai 1.374 unit, industri kecil mencapai 35 unit, industri sedang sebanyak 2 unit. Sedangkan untuk industri besar belum berkembang di kecamatan ini. Selanjutnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

| < Prev | Next > |
|---|





