Letak Geografis Kecamatan Kedungjati
Kecamatan Kedungjati Kabupaten Grobogan memiliki relief daerah pegunungan kapur dan perbukitan serta berada pada ketinggian sampai 50m di atas permukaan air laut dengan kelerengan 0° - 8°. Nama Kedungjati berarti tempatnya (pusatnya) pohon jati, terbukti pada masa penjajahan Belanda, kedungjati merupakan pusat hutan atau penghasil kayu jati.
Kecamatan Kedungjati terbentuk bersama-sama dengan terbentuknya Kabupaten Grobogan berdasarkan UU No. 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah Kabupaten di lingkungan Propinsi Jawa Tengah.
Potensi di wilayah Kecamatan kedungjati meliputi tanaman pertanian dan perdagangan hasil pertanian (jagung, padi, palawija), serta perikanan (perairan umum).
Dilihat dari Peta Kabupaten Grobogan, Kecamatan Kedungjati teletak di bagian paling barat dan merupakan perbatasan antara Kabupaten Grobogan dengan Kabupaten Semarang. Detail Peta Kecamatan Kedungjati dapat ditelusuri melalui Google Maps atau silahkan klik Grobogan di Google Maps
Luas Wilayah Kecamatan Kedungjati
Secara administratif Kecamatan Kedungjati terdiri dari 12 Desa, 317 RT dan 83 RW dengan ibukota berada di Desa Kedungjati. Kecamatan ini mempunyai luas 130.33 Km2 dengan jumlah penduduk pada Tahun 2009 mencapai sebanyak 42.545 jiwa, sebagaimana tabel di bawah ini.

Aspek Umum Kecamatan Kedungjati
Tahun 2009, produksi pertanian terbesar di Kecamatan Kedungjati dicapai melalui komoditas jagung yang mencapai 27.509 ton, dibandingkan dengan produksi pertanian lainnya. Namun demikian produksi ini belumlah besar, yaitu baru mencapai 3,90% dari total produksi di Kabupaten Grobogan yang mencapai 705.691 ton.
Produksi perikanan dari perairan umum mencapai 24.052 Kg, jauh di atas produksi perikanan yang dikembangkan di kolam-kolam ikan, yang hanya mencapai 1.320 Kg. Sedangkan untuk peternakan, jumlah ternak kambing mencapai 3.795 ekor, di atas ternak sapi potong yang mencapai 1.365 ekor.
Industri yang berkembang masih didominasi industri rumah tangga yang mencapai 973 unit, dan industri kecil mencapai 71 unit. Untuk industri besar dan sedang belum berkembang di kecamatan ini. Selanjutnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

| Next > |
|---|






Comments
RSS feed for comments to this post