Letak Geografis
Kecamatan Klambu memiliki daerah perbukitan serta berada pada ketinggian sampai 50 - 100 meter di atas permukaan air laut dengan kelerengan 8° - 15°. Dilihat dari Peta Kabupaten Grobogan, Kecamatan ini teletak di bagian barat laut dan merupakan perbatasan antara Kabupaten Grobogan dengan Kabupaten Kudus. Detail peta Kecamatan ini dapat ditelusuri melalui Google Maps, atau silakan klik disini.
Adapun potensi di wilayah kecamatan ini meliputi hasil-hasil pertanian (padi, palawija), dan adanya waduk yang dimanfaatkan untuk pengairan sawah.
Klambu berasal dari kata 'Ambu' yang berarti Bau. Pada jaman dulu ada seorang Dalang Soponyono pentas di Kudus, meninggal dunia dan mayatnya dibawa pulang ke tempat asal (Jawa Timur). Karena kemalaman, di singgahkan ke tempat seseorang bernama Mbah Mekarsari. Karena mayatnya berbau maka tempat Mbah Mekarsari disebut Klambu dan akhirnya mayat tersebut dimakamkan di sekitar tempat tinggal Mbah Mekarsari.
Kecamatan Klambu sebagaimana kecamatan lain di Grobogan terbentuk bersama-sama dengan terbentuknya Kabupaten Grobogan yaitu berdasarkan UU No. 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah Kabupaten di lingkungan Propinsi Jawa Tengah.
Luas Wilayah
Secara administratif Kecamatan Klambu terdiri dari 9 Desa, 186 RT, dan 47 RW dengan ibukota berada di Desa Klambu. Kecamatan ini mempunyai luas 46,56 Km2 dengan jumlah penduduk pada keadaan Bulan September Tahun 2011 sebanyak 35.632 jiwa, sebagaimana tabel di bawah ini.

Aspek Umum
Pada tahun 2010, produksi pertanian terbesar di kecamatan ini adalah komoditas padi yang mencapai 27.908 ton, diantara produksi pertanian yang lain. Produksi padi di kecamatan ini mencapai 4,20% dari total produksi di Kabupaten Grobogan yang mencapai 663.758 ton.
Produksi perikanan dari perairan umum lebih tinggi dibandingkan produksi kolam, yang mencapai 46.409 Kg. Sementara produksi dari kolam mencapai 19.715 Kg. Sedangkan untuk peternakan, jumlah ternak kambing mencapai 2.820 ekor, domba mencapai 572 ekor.
Industri yang berkembang masih didominasi industri rumah tangga yang mencapai 873 unit, industri kecil mencapai 11 unit. Sedangkan untuk industri besar dan sedang belum berkembang di kecamatan ini. Selanjutnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Page 1 of 2
Konten yang ditampilkan lebih bersifat informatif, apabila terdapat perbedaan data dengan data resmi (dokumen resmi),
maka yang menjadi acuan adalah data resmi (dokumen resmi) dari Pemerintah Kabupaten Grobogan.