Menu

Kondisi umum Pendapatan Daerah dalam APBD Kabupaten Grobogan Tahun Anggaran 2014 masih belum berubah yaitu masih sangat tergantung dari penerimaan pendapatan yang berasal dari Pemerintah Pusat maupun dari Pemerintah Provinsi.

Upaya-upaya untuk mengurangi ketergantungan penerimaan pendapatan dari Pemerintah Pusat maupun dari Pemerintah Provinsi telah dilakukan melalui optimalisasi pengelolaan potensi daerah. Hal ini terus-menerus ditingkatkan agar dapat membantu dalam memikul sebagian beban biaya yang diperlukan untuk penyelenggaraan pemerintahan dan kegiatan pembangunan yang semakin meningkat. Dengan upaya tersebut maka diharapkan kemandirian daerah dalam melaksanakan otonomi daerah yang luas, nyata dan bertanggung jawab sedikit demi sedikit akan dapat terwujud.

Upaya peningkatan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui intensifikasi dilakukan dengan tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta tidak mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.

Setelah ada kebijakan bagi daerah untuk menerima pengalihan BPHTB (Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan) menjadi pendapatan daerah, pada tahun anggaran 2014 Pemerintah Kabupaten Grobogan mulai memungut Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB P2) yang menjadi pajak daerah sesuai amanat Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Sedangkan untuk Dana Perimbangan serta Penerimaan Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah, perlu diadakan penyesuaian-penyesuaian kembali, disesuaikan dengan plafon anggaran pendapatan yang akan diterima.

1. Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pendapatan Daerah

Kebijakan Umum Pendapatan dalam APBD Kabupaten Grobogan Tahun Anggaran 2014 diarahkan pada:

  1. Meningkatkan intensifikasi dan ekstensifikasi pajak dan retribusi daerah
  2. Meningkatkan kesadaran masyarakat sebagai wajib pajak dan/atau wajib retribusi untuk memenuhi kewajibannya dan penyuluhan serta penyederhanaan prosedur pembayaran pajak dan retribusi;
  3. Melakukan reformasi dan restrukturisasi terhadap peraturan daerah tentang pendapatan daerah dengan melakukan kajian, evaluasi dan perubahan terhadap Peraturan Bupati Grobogan sebagai tindak lanjut amanat peraturan daerah yang disesuaikan dengan peraturan perundangan yang berlaku, serta diselaraskan dengan kemampuan dan potensi masyarakat;
  4. Meningkatkan upaya penyederhanaan prosedur dan percepatan pelayanan perijinan investasi;
  5. Meningkatkan promosi potensi unggulan daerah untuk menarik investor.

2. Target dan Realisasi Pendapatan

Target Pendapatan Kabupaten Grobogan pada tahun 2014 sebesar Rp.1.642.386.125.000,- terealisasi Rp.1.711.056.213.805,-  atau 104,18%, dengan perincian target Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp.197.093.376.000,- terealisasi Rp.235.385.114.692,- atau 119,43%, target Dana Perimbangan sebesar Rp.1.108.079.641.000,-  terealisasi Rp.1.130.745.214.336,-  atau 102,05%, dan target Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp.337.213.108.000,- terealisasi Rp.344.925.884.777,- atau 102,29%

Target dan realisasi pendapatan Kabupaten Grobogan Tahun Anggaran 2014 dapat dilihat pada grafik berikut :

Grafik Perbandingan Target dan Realisasi Pendapatan Daerah Tahun 2014

Grafik Perbandingan Target dan Realisasi Pendapatan Daerah Tahun 2014

Adapun angka target dan realisasi pendapatan Kabupaten Grobogan Tahun Anggaran 2014 dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel Target dan Realisasi Pendapatan APBD Kab. Grobogan TA 2014

NO URAIAN TARGET REALISASI %
  PENDAPATAN 1.642.386.125.000 1.711.056.213.805 104,18
A PENDAPATAN ASLI DAERAH 197.093.376.000 235.385.114.692 119,43
1 Pendapatan Pajak Daerah 41.314.678.000 45.528.787.888 110,20
2 Pendapatan Retribusi Daerah 27.075.486.000 28.028.552.159 103,52
3 Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan 10.783.749.000 10.886.504.006 100,95
4 Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah 117.919.463.000 150.941.270.639 128,01
B DANA PERIMBANGAN 1.108.079.641.000 1.130.745.214.336 102,05
1 Dana Bagi Hasil Pajak/Bukan Pajak 44.565.439.000 67.231.012.336 150,86
2 Dana Alokasi Umum 977.675.512.000 977.675.512.000 100,00
3 Dana Alokasi Khusus 85.838.690.000 85.838.690.000 100,00
C LAIN-LAIN PENDAPATAN DAERAH YANG SAH 337.213.108.000 344.925.884.777 102,29
1 Pendapatan Hibah 4.177.976.000 2.649.605.300 63,42
2 Dana Bagi Hasil Pajak Dari Provinsi dan Pemerintah Daerah Lainnya 78.754.434.000 80.404.284.995 102,09
3 Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus 221.326.331.000 221.326.331.000 100,00
4 Bantuan Keuangan Dari Provinsi atau Pemerintah Daerah Lainnya 32.954.367.000 40.545.663.482 123,04

Sumber : DPPKAD Kabupaten Grobogan. (angka sementara, belum diaudit BPK).

Berdasarkan data tabel di atas dapat diketahui bahwa Dana Perimbangan memberikan kontribusi terbesar dalam pendapatan APBD tahun 2014, yaitu sebesar 66,08%. Sedangkan komponen Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah menyumbang Pendapatan APBD sebesar 20,16% dan dari komponen Pendapatan Asli Daerah sebesar 13,76%. Komposisi sumber pendapatan ini, bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya menunjukan kemajuan, dimana Pendapatan Asli Daerah mengalami peningkatan dari 9,27% pada tahun 2013 menjadi 13,76% pada tahun 2014. Untuk itu di tahun-tahun yang akan datang diupayakan supaya kontribusi Pendapatan Asli Daerah terhadap APBD dapat semakin meningkat.

Adapun komposisi penyumbang Pendapatan Daerah tahun 2014 lebih jelas dapat dilihat dalam gambar berikut :

Komposisi Penyumbang Pendapatan Daerah Tahun 2014

Komposisi Penyumbang Pendapatan Daerah Tahun 2014

 

Go to top