HomePendapatan Daerah

Pendapatan Daerah Kabupaten Grobogan Tahun 2013

Kondisi umum Pendapatan Daerah dalam APBD Kabupaten Grobogan Tahun Anggaran 2013 masih belum berubah yaitu masih sangat tergantung dari penerimaan pendapatan yang berasal dari Pemerintah Pusat maupun dari Pemerintah Provinsi.

Upaya-upaya untuk mengurangi ketergantungan penerimaan pendapatan dari Pemerintah Pusat maupun pada Pemerintah Provinsi, telah dilakukan melalui optimalisasi pengelolaan potensi daerah, hal ini terus-menerus ditingkatkan agar dapat membantu dalam memikul sebagian beban biaya yang diperlukan untuk penyelenggaraan pemerintahan dan kegiatan pembangunan yang semakin meningkat, sehingga kemandirian dan otonomi daerah yang luas, nyata dan bertanggung jawab sedikit demi sedikit akan dapat terwujud.

Upaya peningkatan penerimaan PAD melalui intensifikasi dengan tetap berpedoman pada undang-undang yang berlaku, serta tidak mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.

Setelah sebelumnya mulai menerima pengalihan BPHTB (Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan) menjadi pendapatan daerah, pada tahun anggaran 2013 pemerintah daerah Kabupaten Grobogan mulai memungut Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB P2) yang menjadi pajak daerah sesuai amanat Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Untuk Dana Perimbangan serta Penerimaan Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah, perlu diadakan penyesuaian-penyesuaian kembali, disesuaikan dengan plafon anggaran pendapatan yang akan diterima.

1. Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pendapatan Daerah

Kebijakan Umum Pendapatan dalam APBD Kabupaten Grobogan Tahun Anggaran 2013 diarahkan pada:

  1. Melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi pengelolaan sumber-sumber pendapatan daerah dalam rangka peningkatan pendapatan daerah
  2. Meningkatkan kesadaran masyarakat sebagai wajib pajak dan/ atau wajib retribusi untuk memenuhi kewajibannya dengan lebih mengintensifkan pembinaan dan penyuluhan serta penyederhanaan prosedur pembayaran pajak dan retribusi;
  3. Meningkatkan upaya penyederhanaan prosedur dan percepatan pelayanan perijinan investasi;
  4. Meningkatkan promosi potensi unggulan daerah untuk menarik investor;
  5. Melakukan penyesuaian pendapatan daerah dari sumber Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak, , sesuai dengan pagu yang diberikan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah;
  6. Meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi pembayaran pajak dan retribusi daerah dengan lebih mengintensifkan pembinaan dan penyuluhan;
  7. Mengadakan reformasi dan restrukturisasi terhadap Peraturan Daerah tentang Pendapatan Daerah dengan melakukan kajian, evaluasi dan Rencana Perubahan Peraturan Daerah disesuaikan dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku serta diselaraskan dengan kemampuan dan potensi masyarakat;
  8. Meningkatkan sarana dan prasarana kerja dan kualitas sumber daya manusia serta penyederhanaan sistem dan prosedur pelayanan secara terus-menerus sehingga pelayanan terhadap masyarakat menjadi semakin baik;
  9. Melakukan perhitungan kembali potensi sumber-sumber Pendapatan Daerah dan evaluasi terhadap penentuan tarif pungutan sumbangan Pendapatan Daerah;
  10. Melakukan tukar-menukar informasi antar daerah sebagai referensi dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah;
  11. Meningkatkan upaya penyederhanaan prosedur dan percepatan tata perijinan investasi;
  12. Meningkatkan kegiatan promosi potensi unggulan daerah, baik di dalam maupun ke luar wilayah Kabupaten Grobogan, bahkan ke luar negeri untuk menarik pada investor.

2. Target dan Realisasi Pendapatan

Target Pendapatan Kabupaten Grobogan pada tahun 2013 sebesar Rp.1.482.530.139.000,- terealisasi Rp. 1.549.709.105.117,-  atau 104,53%, dengan perincian target Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp.122.352.386.000,- terealisasi Rp. 143.586.365.567,- atau 117,35 %, target Dana Perimbangan sebesar Rp.1.062.315.145.000,-  terealisasi Rp.1.074.895.578.793,-  atau 101,18 %, dan target Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp.297.862.608.000,- terealisasi Rp.331.227.160.757,- atau 111,2%. Target dan realisasi pendapatan Kabupaten Grobogan Tahun Anggaran 2013 dapat dilihat pada grafik berikut.

Grafik Perbandingan Target dan RealisasiPendapatan Daerah Tahun 2013

Perbandingan-Target-dan-Realisasi-Pendapatan

Adapun angka target dan realisasi pendapatan Kabupaten Grobogan Tahun Anggaran 2013 dapat dilihat pada tabelberikut.

Tabel : Target dan Realisasi Pendapatan APBD Kabupaten GroboganTahun Anggaran 2013

NO

URAIAN

TARGET

REALISASI

%

 

PENDAPATAN

1.482.530.139.000

1.549.709.105.117

104,53

A

PENDAPATAN ASLI DAERAH

122.352.386.000

143.586.365.567

117,35

1

Pendapatan Pajak Daerah

34.254.320.000

42.622.520.501

124,43

2

Pendapatan Retribusi Daerah

11.915.897.000

13.577.239.907

113,94

3

Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan

11.453.116.000

11.471.523.229

100,16

4

Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah

64.729.053.000

75.915.081.930

117,28

B

DANA PERIMBANGAN

1.062.315.145.000

1.074.895.578.793

101,18

1

Dana Bagi Hasil Pajak

49.666.670.232

62.390.180.431

125,62

2

Dana Bagi Hasil Bukan Pajak

1.677.669.768

1.534.593.362

91,47

3

Dana Alokasi Umum

906.666.365.000

906.666.365.000

100,00

4

Dana Alokasi Khusus

104.304.440.000

104.304.440.000

100,00

C

LAIN-LAIN PENDAPATAN DAERAH YANG SAH

297.862.608.000

331.227.160.757

111,20

1

Pendapatan Hibah

3.230.200.000

1.099.143.300

34,03

2

Dana Bagi Hasil Pajak Dari Provinsi dan Pemerintah Daerah Lainnya

31.210.067.000

37.581.841.865

120,42

3

Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus

206.558.228.000

217.919.024.000

105,50

4

Bantuan Keuangan Dari Provinsi atau Pemerintah Daerah Lainnya

56.864.113.000

74.627.151.592

131,24

Sumber : DPPKAD Kabupaten Grobogan.( angka sementara, belum diaudit BPK).

Berdasarkan data tabel tersebut diketahui bahwa Dana Perimbangan memberikan kontribusi terbesar dalam pendapatan APBD tahun 2013, yaitu sebesar 69,36%. Sedangkan komponen Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah menyumbang Pendapatan APBD sebesar 21,37% dan dari komponen Pendapatan Asli Daerah sebesar 9,27%. komposisi sumber pendapatan ini, bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya menunjukan harapan yang bagus, dimana Pendapatan Asli Daerah kita mengalami peningkatan dari 7,97% pada tahun 2012 menjadi 9,27%. Untuk itu di tahun-tahun yang akan datang diupayakan supaya kontribusi Pendapatan Asli Daerah terhadap APBD dapat semakin meningkat.

Adapun komposisi penyumbang pendapatan Daerah tahun 2013 lebih jelas dapat dilihat dalam gambarberikut :

Gambar Komposisi Penyumbang Pendapatan Daerah Tahun 2013

Komposisi-Penyumbang-Pendapatan

3. Permasalahan dan Solusi

Pada Tahun Anggaran 2013, permasalahan yang dihadapi Kabupaten Grobogan dalam aspek pendapatan daerah adalah :

  1. Tingkat kesadaran wajib pajak dan Wajib retribusi dalam membayar pajak/ retribusi sebelum tanggal jatuh tempo masih rendah;
  2. Belum adanya tindakan nyata terhadap wajib pajak yang melanggar peraturan yang berlaku;
  3. Kurang mengetahui potensi riil dari masing-masing jenis pendapatan asli daerah;
  4. Kurangnya minat investor untuk berinvestasi di Kabupaten Grobogan;
  5. Penetapan pendapatan belum sepenuhnya memperhatikan potensi yang ada.

Adapun Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan langkah-langkah :

  1. Membenahi manajemen penagihan pajak dan retribusi
  2. Melaksanakan himbauan agar wajib pajak melaksanakan pembayaran pajak sebelum batas tanggal jatuh tempo, melalui spanduk, baliho dan media massa serta melakukan himbauan langsung kepada wajib pajak;
  3. Menyampaikan surat panggilan, surat teguran/surat peringatan kepada wajib pajak dan pemberian sanksi tegas terhadap wajib pajak yang melanggar;
  4. Melakukan pemetaan dan penelitian terhadap potensi-potensi pendapatan melalui kerjasama dengan pihak ketiga;
  5. Meningkatkan kegiatan promosi dan memberikan insentif berupa keringanan pajak dan kemudahan berinvestasi bagi para investor;
  6. Memaksimalkan upaya penajaman target pendapatan dengan mendasarkan pada potensi yang ada.
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 Next > End >>

Page 1 of 4

Konten yang ditampilkan lebih bersifat informatif, apabila terdapat perbedaan data dengan data resmi (dokumen resmi),
maka yang menjadi acuan adalah data resmi (dokumen resmi) dari Pemerintah Kabupaten Grobogan.

escort bayan escort bayan bayan escort bursa escort escort bursa sex shop ankara escort ankara escort bayan ankara escort kızlar antalya escort antalya escort bayan istanbul escort istanbul escort bayan eskişehir escort eskişehir escort bayan adana escort adana escort bayan mersin escort mersin escort bayan izmit escort izmit escort bayan samsun escort samsun escort bayan ankara rus escort rus escort ankara film izle masaj salonu lojistik muhabbet tatil rehberi lazer epilasyon ucuz bilet wordpress lezbiyen webmaster forum Ayakkabı modelleri araba oyunu araba modelleri