HomePendapatan DaerahPengelolaan Pendapatan Daerah Tahun 2011

Pengelolaan Pendapatan Daerah Tahun 2011

Sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya, pengelolaan pendapatan daerah senantiasa terkendala oleh persoalan klasik yang berupa tingginya dominasi transfer dana perimbangan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah dibanding pendapatan asli daerah (PAD). Namun demikian, upaya optimalisasi peningkatan pendapatan khususnya pendapatan asli daerah (PAD) dalam memberikan kontribusi yang signifikan terhadap struktur pendapatan daerah selalu dilaksanakan.

Pengelolaan sumber-sumber pendapatan, terutama yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) idealnya dapat menjadi sumber utama dalam menunjang penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat (public service). Sementara sumber-sumber pendapatan daerah lainnya, seperti Dana Perimbangan, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah hanya bersifat sebagai pemicu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam menuju kemandirian daerah.

Kebijakan pendapatan daerah sebagaimana telah ditetapkan dalam Penetapan maupun Perubahan APBD Kabupaten Grobogan Tahun Anggaran 2011 diarahkan pada hal-hal sebagai berikut :

1.Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pendapatan Daerah.

Dalam rangka meningkatkan pendapatan khususnya Pendapatan Asli Daerah, maka kebijakan utama yang ditempuh adalah intensifikasi dan ekstensifikasi pemungutan. Melalui kebijakan tersebut, diharapkan akan meningkatkan secara signifikan kontribusi PAD terhadap pendapatan daerah.

Kebijakan intensifikasi adalah berupa peningkatan Pendapatan Asli Daerah dari sumber-sumber yang telah ada atau yang telah berjalan selama ini. Sedangkan kebijakan ekstensifikasi dalam pemungutan ini adalah berupa pencarian dan penggalian sumber-sumber pendapatan daerah yang baru dalam batas ketentuan perundang-undangan.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang potensial untuk ditingkatkan, walaupun kontribusi PAD terhadap APBD masih rendah. Untuk menentukan pengelolaan komponen PAD diperlukan identifikasi potensi komponen PAD sebagai sumber pendapatan daerah dengan menganalisis rasio pertumbuhan, jenis penerimaan dengan proporsi atau sumbangannya terhadap rata-rata total penerimaan.

Kebijakan pendapatan daerah sebagaimana telah ditetapkan dalam Penetapan maupun Perubahan APBD Kabupaten Grobogan Tahun Anggaran 2011 secara umum diarahkan pada hal-hal sebagai berikut :

  1. Meningkatkan intensifikasi dan ekstensifikasi Pajak dan Retribusi Daerah.
  2. Meningkatkan Kesadaran masyarakat sebagai wajib pajak dan/atau wajib Retribusi untuk memenuhi kewajibannya dengan lebih mengintesifkan pembinaan dan penyuluhan serta penyederhanaan prosedur pembayaran pajak dan retribusi.
  3. Melakukan reformasi dan restrukturisasi terhadap Peraturan Daerah tentang pendapatan daearah dengan melakukan kajian, evaluasi dan Perubahan Peraturan Daerah yang disesuaikan peraturan perundangan yang berlaku, serta diselaraskan dengan kemampuan dan potensi masyarakat.
  4. Meningkatkan upaya penyederhanaan prosedur dan percepatan pelayanan perijinan investasi.
  5. Meningkatkan promosi potensi unggulan daerah untuk menarik investor.

 

Adapun upaya yang dilakukan untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah secara teknis dilakukan dengan cara yang antara lain sebagai berikut :

  • Pendataan wajib pajak/pembaruan wajib pajak. Kegiatan pendataan/pembaruan wajib pajak dilaksanakan untuk mengetahui data para wajib pajak sehingga dapat diketahui potensi riil di lapangan;
  • Intensifikasi dan ekstensifikasi wajib pajak potensial. Kegiatan ini dilaksanakan untuk lebih mempercepat wajib pajak potensial dalam membayar pajak sebelum tanggal jatuh tempo;
  • Penagihan pajak secara langsung kepada wajib pajak;
  • Perbaikan sistem pelayanan khususnya retribusi daerah;
  • Perbaikan aspek ketatalaksanaan, baik administrasi maupun operasional yang meliputi :
    • Penyesuaian/penyempurnaan administrasi pungutan pajak;
    • Penyesuaian tarif pajak;
    • Penyesuaian sistem pelaksanaan pungutan pajak.
    • Peningkatan Pengawasan dan Pengendalian yang meliputi :

      1. Pengawasan dan pengendalian yuridis yang menitikberatkan pada pelaksanaan pemungutan telah berdasarkan undang-undang dan tidak bertentangan dengan peraturan yang ada;
      2. Pengawasan dan pengendalian teknis yang menitikberatkan pada pelaksanaan pemungutan dengan menyempurnakan sistem dan prosedur pungutan dan pembayaran;
      3. Pengawasan dan pengendalian penatausahaan yang menitikberatkan pada kegiatan pelaksanaan dan ketertiban administrasi.
    • Peningkatan sumber daya manusia pengelola PAD dengan mengikutsertakan aparatur dalam program-program pendidikan dan pelatihan yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan daerah;
  • Pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran masyarakat sebagai wajib pajak dan/atau wajib retribusi untuk memenuhi kewajibannya.
  • Sharing (tukar pendapat) informasi dengan daerah lain dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah;
  • Mempromosikan potensi unggulan daerah baik ke dalam maupun ke luar wilayah Kabupaten Grobogan untuk menarik investor;

 

2.Target dan Realisasi Pendapatan

Target Pendapatan Kabupaten Grobogan pada tahun 2011 adalah sebesar Rp1.143.991.996.882,00 terealisasi sebesar Rp1.163.858.405.286,00 atau 101,74% dengan perincian target Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp84.349.354.734,00 terealisasi sebesar Rp88.013.103.461,00 atau 104,34%, target Dana Perimbangan sebesar Rp1.032.269.067.148,00  terealisasi sebesar Rp1.048.801.726.825,00 atau 101,60%, dan target Lain-lain Pendapatan yang Sah sebesar Rp27.373.575.000,00 terealisasi sebesar Rp27.043.575.000,00 atau 98,79%.

Secara garis besar target dan realisasi pendapatan Kabupaten Grobogan Tahun Anggaran 2011 dapat dilihat pada grafik berikut :

Grafik-Target-dan-Realisasi-Pendapatan-DaerahGrafik Perbandingan Target dan Realisasi Pendapatan Daerah tahun 2011

Lebih lengkap target dan realisasi pendapatan Kabupaten Grobogan Tahun Anggaran 2011 dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel : Target dan Realisasi Pendapatan APBD Kabupaten Grobogan

Tahun Anggaran 2011

Tabel-Target-dan-Realisasi-Pendapatan-Daerah

Sumber : DPPKAD Kabupaten Grobogan. (belum diaudit BPK)

 

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, Dana Perimbangan memberikan kontribusi terbesar dalam pendapatan APBD tahun 2011, yaitu sebesar 90,11%. Sedangkan komponen Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah menyumbang Pendapatan APBD sebesar 2,32% dan dari komponen Pendapatan Asli Daerah sebesar 7,56%.

Komposisi penyumbang pendapatan Daerah tahun 2011 lebih jelas dapat dilihat dalam gambar sebagai berikut :

Komposisi-Pendapatan-Daerah

Gambar : Komposisi Penyumbang Pendapatan Daerah tahun 2011

 

3. Permasalahan dan Solusi

Permasalahan yang dihadapi pada Tahun Anggaran 2011 dalam aspek pendapatan daerah yaitu :

  1. Tingkat kesadaran wajib pajak dan Wajib retribusi dalam membayar pajak dan retribusi sebelum tanggal jatuh tempo masih rendah;
  2. Tidak adanya tindakan nyata terhadap wajib pajak yang melanggar peraturan yang berlaku;
  3. Kurangnya penggalian potensi pendapatan khususnya PAD;
  4. Kurangnya minat investor untuk berinvestasi di Kabupaten Grobogan;
  5. Perhitungan target pendapatan kurang didasarkan pada potensi yang ada.

 

Solusi untuk permasalahan tersebut di atas yaitu :

  1. Melaksanakan himbauan agar wajib pajak melaksanakan pembayaran pajak sebelum batas tanggal jatuh tempo, melalui spanduk, baliho dan media massa (koran/radio/TV) serta melakukan himbauan langsung kepada wajib pajak;
  2. Menyampaikan surat panggilan, surat teguran/surat peringatan kepada wajib pajak dan pemberian sanksi tegas terhadap wajib pajak yang melanggar;
  3. Melakukan pemetaan dan penelitian terhadap potensi-potensi pendapatan melalui kerjasama dengan pihak ketiga;
  4. Meningkatkan kegiatan promosi dan memberikan insentif berupa keringanan pajak dan kemudahan berinvestasi bagi para investor;
  5. Memaksimalkan upaya penajaman target pendapatan dengan mendasarkan pada potensi yang ada.

 

 

 

Comments  

 
0 #5 Wahyu 2013-02-05 03:51
sehingga saya berpendapat ada keuangan daerah yang tidak di-distribusikan kepada warganya.
untuk itu saya bertanya adakah akses tranparansi, sehingga bisa dilakukan penganggaran mengenai keluhan saya sebagai warga Grobogan yang baik dan Jujur.
Quote
 
 
0 #4 Wahyu 2013-02-05 03:49
ada data akses g, atau layanan publik mengenai alokasi distribusi keuangan daerah. Saya warga Indonesia yang tinggal di Desa Pilang Payung, Kec. Toroh, namun selama Umur 24 tahun saya tidak pernah merasakan infrastuktur jalan dari hasil pajak kepada Negara.
Quote
 
 
0 #3 Wahyu 2013-02-05 03:47
ada data akses g, atau layanan publik mengenai alokasi distribusi keuangan daerah. Saya warga Indonesia yang tinggal di Desa Pilang Payung, Kec. Toroh, namun selama Umur 24 tahun saya tidak pernah merasakan infrastuktur jalan dari hasil pajak kepada Negara. sehingga saya berpendapat ada keuangan daerah yang tidak di-distribusikan kepada warganya.
untuk itu saya bertanya adakah akses tranparansi, sehingga bisa dilakukan penganggaran mengenai keluhan saya sebagai warga Grobogan yang baik dan Jujur.
Quote
 
 
0 #2 Maria Eleonora 2012-06-19 09:44
grobogan mah kebanyakan pegawe, pantes aja duitnya habis buat menggaji pegawe dan infrastruktur dibiarkan hancur :o
Quote
 
 
0 #1 ichwannurrudin 2012-04-18 22:09
tolong dong perhatiannya terhadap pembangunan fisik seperti jalan dan jembatan di daerah terpencil agak di perhatikan, sudah banyak yang tak layak sebagai standar jalan umum. dan perhatiannya terhadap pendidikan sehingga pemuda2 tak terbengkelai masa depanya dengan bekerja serabutan terus.. mohon pemerintah grobogan membantu rakyat ini.. terimakasih...
-----------------------------
Admin : terima kasih atas usulannya, semoga ke depan akan dijadikan program-program prioritas mengengingat begitu banyaknya hal-hal yang juga harus segera dikedepankan.
Quote
 

Add comment

Berikan komentar dengan baik, hindari hal-hal yang bersifat negatif, provokatif, dan gunakan bahasa yang santun. Komentar dapat disampaikan tersendiri, atau menanggapi komentar yang sudah disampaikan orang lain dengan cara klik "quote". Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang tidak pantas, mengandung spam, atau tidak layak untuk ditampilkan. Terima Kasih.


Security code
Refresh

Konten yang ditampilkan lebih bersifat informatif, apabila terdapat perbedaan data dengan data resmi (dokumen resmi),
maka yang menjadi acuan adalah data resmi (dokumen resmi) dari Pemerintah Kabupaten Grobogan.

escort bayan escort bayan bayan escort bursa escort escort bursa sex shop ankara escort ankara escort bayan ankara escort kızlar antalya escort antalya escort bayan istanbul escort istanbul escort bayan eskişehir escort eskişehir escort bayan adana escort adana escort bayan mersin escort mersin escort bayan izmit escort izmit escort bayan samsun escort samsun escort bayan ankara rus escort rus escort ankara film izle masaj salonu lojistik muhabbet tatil rehberi lazer epilasyon ucuz bilet wordpress lezbiyen webmaster forum Ayakkabı modelleri araba oyunu araba modelleri