Menu

Penduduk Miskin Tahun 2010

Penduduk miskin pada tahun 2010 mengalami penurunan baik secara absolut maupun secara prosentase dari jumlah total penduduk, apabila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Secara absolut penduduk miskin tahun 2010 mengalami penurunan sebesar 42.965 jiwa dari tahun 2008 atau secara persentase penduduk miskin terhadap jumlah penduduk turun sebesar 3,29%.

Jumlah penduduk miskin Kabupaten Grobogan hingga tahun 2010 dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel : Perkembangan Penduduk Miskin Tahun 2008-2010

Perkembangan-Penduduk-Miskin-Tahun-2008-2010

Sumber : BPS Kabupaten Grobogan.

 

Adapun program kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, di antaranya sebagai berikut :

 

1. Program Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan Sosial.

Program ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan kelembagaan ormas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang ditempuh melalui kegiatan Bimbingan Sosial bagi Pekerja Sosial Masyarakat dan Organisasi Sosial, serta Bimbingan Sosial bagi Karang Taruna dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan.

2. Program Pengembangan Lembaga Ekonomi Desa.

Program ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan lembaga ekonomi pedesaan, yang ditempuh melalui Penunjangan PNPM Mandiri tingkat kabupaten dan tingkat kecamatan, Pembinaan Teknis UED-SP, UP2K, Lumbung Desa, dan Pasar Desa.

 

3. Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Membangun Desa.

Program ini untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membangun desa, yang ditempuh melalui : Pemugaran Perumahan dan Lingkungan Desa Terpadu, Perencanaan Koordinasi Pengendalian TMMD, Penyiapan Masyarakat Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat, serta Pengadaan Aspal, Paving dan Dlurung untuk bantuan masyarakat.

 

4. Program Pengentasan Kemiskinan

Program ini diarahkan untuk mengurangi tingkat kemiskinan masyarakat, yang ditempuh melalui : Program Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Makanan Tambahan Anak Sekolah (PPM PMT-AS), Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP), dan Unit Pengaduan Masyarakat dan Pemantauan Raskin.

 

Selanjutnya guna mendukung program dan kegiatan yang dilaksanakan melalui belanja langsung di atas, dalam APBD Tahun Anggaran 2011 juga dialokasikan anggaran tidak langsung yang bertujuan mendukung prioritas penanggulangan kemiskinan melalui bantuan sosial kepada Organisasi Sosial Kemasyarakatan Fungsi Ekonomi dan Fungsi Perlindungan Sosial, bantuan lumbung desa, dan kegiatan TMMD.

Selain itu, perlu saya sampaikan bahwa upaya-upaya penanggulangan kemiskinan tersebut, pada tahun 2011, juga mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat dalam bentuk Tugas Pembantuan, berupa kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan di 18 kecamatan.

 

Add comment


Security code
Refresh

Go to top