HomeProfil DaerahKondisi GeografiKarakteristik Wilayah

Karakteristik Wilayah

A. KEADAAN ALAM

Kabupaten Grobogan yang memiliki relief daerah pegunungan kapur dan perbukitan serta dataran di bagian tengahnya, secara topografi terbagi kedalam 3 kelompok yaitu :

  1. Daerah dataran rendah berada pada ketinggian sampai 50 meter di atas permukaan air laut dengan kelerengan 00 – 80 meliputi 6 kecamatan yaitu Kecamatan Gubug, Tegowanu, Godong, Purwodadi, Grobogan sebelah selatan dan Wirosari sebelah selatan.
  2. Daerah perbukitan berada pada ketinggian antara 50 - 100 meter di atas permukaan air laut dengan kelerengan 80 – 150 meliputi 4 kecamatan yaitu Kecamatan Klambu, Brati, Grobogan sebelah utara dan Wirosari sebelah utara.
  3. Daerah dataran tinggi berada pada ketinggian 100 - 500 meter di atas permukaan air laut dengan kelerengan lebih dari 150, meliputi wilayah kecamatan yang berada di sebelah selatan dari wilayah Kabupaten Grobogan.

Berdasarkan letak geografis dan reliefnya, Kabupaten Grobogan merupakan Kabupaten yang tiang penyangga perekonomiannya berada pada sektor pertanian dan merupakan daerah yang cenderung cukup sulit mendapatkan air bersih.

B. LAHAN PERTANIAN

Dari hasil laporan Dinas Pertanian TPH (SPVA) diperoleh data mengenai luas tanah keadaan akhir tahun 2010 untuk Kabupaten Grobogan seluruhnya seluas 197.586,420 Ha yang terdiri dari :

  1. Tanah Sawah : 64.790,210 Ha
  2. Tanah Bukan Sawah : 132.796,210 Ha

Dilihat dari kondisi pengairan yang ada, pada kenyataannya di musim kemarau sistem pengairan tersebut tidak dapat diharapkan manfaatnya. Dari tanah sawah seluas : 64.790,210 Ha dapat digolongkan ke dalam :

  1. Irigasi Tehnis : 18.394,780 Ha
  2. Irigasi Setengah Tehnis : 1.658,000 Ha
  3. Irigasi Sederhana : 10.609,260 Ha
  4. Irigasi Tadah Hujan : 34.128,170 Ha

Sedangkan tanah bukan sawah seluas 132.796,210 Ha tersebut terdiri dari :

  1. Pekarangan/Bangunan : 23.649,278 Ha
  2. Tegalan/Kebun : 28.536,865 Ha
  3. Tambak/Kolam : 22,430 Ha
  4. Padang Gembala : 0,000 Ha
  5. Rawa : 0,000 Ha
  6. Hutan Negara : 68,633.030 Ha
  7. Hutan Rakyat : 4.443,107 Ha
  8. Lain-lain : 7.511,500 Ha

 penggunaan-lahan-1

penggunaan-lahan-2a

C. BAHAN TAMBANG

Kabupaten Grobogan yang berada di antara dua Pegunungan Kendeng memiliki sumber bahan tambang dan galian yang cukup dapat diandalkan, meskipun sumbangan dari sektor pertambangan dan penggalian dalam pembentukan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) hingga saat ini masih relatif kecil. Hal tersebut disebabkan adanya beberapa kendala seperti cara penambangan, cara pengolahan hasil dan sumber daya manusianya. Kondisi seperti ini sangat memungkinkan terbukanya kesempatan bagi pihak swasta, baik dari dalam negeri maupun asing untuk menanamkan modalnya guna mengelola bahan tambang dan galian secara optimal.

Bahan tambang/galian yang dimiliki dan mungkin dapat dikembangkan di Kabupaten Grobogan meliputi : kapur, tanah liat, garam, gips, batu dan lain-lain.

D. WADUK DAN SUNGAI

Seperti diketahui, waduk dan sungai merupakan salah satu sumber daya alam yang mempunyai fungsi untuk menjaga keseimbangan lingkungan (ekosistem), terutama dalam pengadaan air bagi kehidupan makhluk hidup. Oleh karena itu untuk menjaga kelestariannya mutlak diperlukan penampungan berupa waduk atau sejenisnya.

Menyadari hal tersebut maka Pemerintah telah membangun Waduk Kedung Ombo yang terletak di Wilayah Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Boyolali. Meskipun pendistribusian airnya belum seperti yang diharapkan, namun keberadaan waduk tersebut benar-benar sangat berarti bagi daerah-daerah yang berada di bawah aliran waduk, terutama bagi daerah Kabupaten Grobogan.

E. IKLIM

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Direktorat Program Kehutanan tentang iklim di Kabupaten Grobogan yang terletak di antara Daerah Pantai Utara bagian timur dan daerah Bengawan Solo Hulu mempunyai tipe iklim D yang bersifat 1 s/d 6 bulan kering dan 1 s/d 6 bulan basah dengan suhu minimum 260 C.

F. HARI HUJAN DAN CURAH HUJAN

Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Dinas Pertanian TPH Kabupaten Grobogan diperoleh data sebagai   berikut :

  • Rata-rata hari hujan tahun 2010 : 157 hari
  • Rata-rata curah hujan tahun 2010 : 2.901 Mm.

Yang dimaksud dengan curah hujan adalah "Satuan Kuantitatif" hujan, yaitu tinggi/tebal hujan yang jatuh di permukaan bumi, diukur dalam satuan milimeter. Satuan curah hujan terukur yang jatuh di permukaan bumi setara dengan satu liter setiap 1 M2 satuan luas atau dapat diperkirakan dengan satu juta liter setiap satu kilometer persegi, dengan catatan air hujan tersebut tidak ada yang menguap kembali (evapotranspirasi), melimpah (run off) dan merembes ke dalam permukaan bumi (perkolasi).

G. KAWASAN LINDUNG

Secara umum di Kabupaten Grobogan tidak terdapat kawasan khusus, sementara ini yang ada adalah kawasan lindung yang hal tersebut telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Grobogan Nomor 10 Tahun 1994 tentang Rencana Umum Tata Ruang Wilayah (RUTRW) Kabupaten Daerah Tingkat II Grobogan.

Alokasi pemanfaatan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Derah Nomor 10 Tahun 1994 adalah kawasan Lindung terdiri dari :

  1. Kawasan yang memberikan perlindungan kawasan di bawahnya yang meliputi : (1) Kawasan yang mempunyai kelerengan di atas 40% berada di Kecamatan Grobogan, Brati, Tawangharjo dan Wirosari dengan luas kawasan sebesar 448,50 Ha. (2) Kawasan resapan air yang berada di 30 Desa yang tersebar di Kecamatan Tanggungharjo, Kedungjati, Karangrayung, Penawangan, Toroh, Geyer, Pulokulon, Kradenan, Gabus, Klambu dan Grobogan.
  2. Kawasan Perlindungan setempat yang meliputi: kawasan Sempadan Sungai seluas 7.265 Ha, kawasan Sempadan Waduk (Waduk Gambrengan, Sanggeh, Butak, Simo, Nglangon, Kenteng) dengan luas total 149 Ha, kawasan sempadan mata air dengan luas total 1.382 Ha.
  3. c.Kawasan Suaka Alam dan Cagar Budaya, yang meliputi: kawasan Bledug Kuwu seluas 168,75 Ha, kawasan Mrapen, kawasan Makam Ki Ageng Tarub, kawasan Makam Ki Ageng Selo, kawasan Gua Lawa, Gua Macan dan kawasan Gua Urang seluas 12,56 Ha.

 


 

Add comment

Berikan komentar dengan baik, hindari hal-hal yang bersifat negatif, provokatif, dan gunakan bahasa yang santun. Komentar dapat disampaikan tersendiri, atau menanggapi komentar yang sudah disampaikan orang lain dengan cara klik "quote". Kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang tidak pantas, mengandung spam, atau tidak layak untuk ditampilkan. Terima Kasih.


Security code
Refresh

Konten yang ditampilkan lebih bersifat informatif, apabila terdapat perbedaan data dengan data resmi (dokumen resmi),
maka yang menjadi acuan adalah data resmi (dokumen resmi) dari Pemerintah Kabupaten Grobogan.

escort bayan escort bayan bayan escort bursa escort escort bursa sex shop ankara escort ankara escort bayan ankara escort kızlar antalya escort antalya escort bayan istanbul escort istanbul escort bayan eskişehir escort eskişehir escort bayan adana escort adana escort bayan mersin escort mersin escort bayan izmit escort izmit escort bayan samsun escort samsun escort bayan ankara rus escort rus escort ankara film izle masaj salonu lojistik muhabbet tatil rehberi lazer epilasyon ucuz bilet wordpress lezbiyen webmaster forum Ayakkabı modelleri araba oyunu araba modelleri