1. Gangguan yang terjadi (konflik berbasis sara, anarkis, separatisme atau lainnya). Pada tahun 2016  di Kabupaten Grobogan keamanan, ketenteraman dan ketertiban masyarakat dapat terjaga dengan kondusif, tidak terjadi konflik berbasis SARA, anarkis, separatisme maupun lainnya, ini semua berkat kerjasama lintas sektoral yang mantap antar aparat keamanan, serta dukungan dari berbagai unsur masyarakat. 

2. Satuan Kerja Perangkat Daerah yang Menangani Ketenteraman dan Ketertiban Umum. Sejak tahun 2005 Pemerintah Kabupaten Grobogan telah membentuk SKPD yang secara khusus menangani penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum, yaitu Satuan Polisi Pamong Praja, berdasarkan Perda Kabupaten Grobogan Nomor 12 Tahun 2005.

3. Jumlah  Pegawai, Kualifikasi Pendidikan, Pangkat dan Golongan. Jumlah personil anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten, Kecamatan dan Kelurahan dengan kualifikasi pendidikan, pangkat dan golongan sebagai berikut:

Tabel : Data Anggota Satpol PP Kabupaten Grobogan Menurut Pendidikan, Pangkat dan Golongan

trantib 1 

Sumber: Kantor Satpol PP Kab. Grobogan Th. 2016

Jumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten sebanyak 93 personil, jumlah anggota Satpol PP Kecamatan sebanyak  96 personil, dan jumlah anggota Satpol PP Kelurahan sebanyak 7  personil, namun dalam pelaksanaanya anggota Satpol PP Kecamatan dan Kelurahan membantu tugas-tugas Satpol PP di lapangan tetapi dalam hal kepegawaian dan penilaian kinerja berada di Kecamatan maupun Kelurahan masing-masing, karena Kecamatan dan Kelurahan merupakan SKPD yang terpisah dari Satpol PP Kab. Grobogan.

4. Sumber dan Jumlah Anggaran. Untuk kelancaran pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi menciptakan Ketentraman dan Ketertiban umum pada Tahun Anggaran 2016 telah dialokasikan anggaran dari APBD sebesar Rp. 1.236.908.500,- terealisasi sebesar Rp. 1.085.114.461,- atau 87,73%.

5. Penanggulangan dan Kendala. Selama ini kendala yang dihadapi adalah kondisi jumlah personil, kualitas SDM dan kelengkapan sarana/prasarana yang belum sebanding dengan luasnya cakupan wilayah dan tantangan yang dihadapi. Namun demikian Pemerintah Kabupaten Grobogan tetap berupaya untuk mengoptimalkan kekuatan personil yang ada.

6. Keikutsertaan Aparat Keamanan Dalam Penanggulangan. Dalam penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum di daerah, Pemerintah Kabupaten Grobogan senantiasa dibantu / melibatkan aparat keamanan baik TNI maupun POLRI serta masyarakat itu sendiri.

 

Go to top