GROBOGAN – PT BPR BKK Purwodadi (Perseroda) kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terbaik di Indonesia. Dalam ajang bergengsi TOP BUMD Awards 2026 yang diselenggarakan di Dian Ballroom Hotel Raffles Jakarta pada Senin (13/4), bank milik daerah ini sukses memboyong penghargaan tertinggi berupa Platinum Trophy.
Predikat Platinum Trophy ini merupakan penghargaan eksklusif yang hanya diberikan kepada BUMD yang mampu mempertahankan gelar "Bintang Lima" selama lima tahun berturut-turut, terhitung sejak tahun 2022 hingga 2026. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata konsistensi perusahaan dalam menjaga kinerja keuangan, kepemimpinan, dan manajemen yang sangat baik.
Selain trofi utama, Kabupaten Grobogan juga membawa pulang tiga kategori penghargaan lainnya, yaitu:
-
Top Pembina BUMD 2026: Diberikan kepada Bupati Grobogan, Setyo Hadi, atas visi kepemimpinan dan komitmen kuatnya dalam mendukung transformasi BUMD yang sehat dan berdaya saing.
-
Top CEO BUMD 2026: Diberikan kepada Direktur Utama PT BPR BKK Purwodadi, Anita Fitriani Yusuf, atas inovasi dan kepemimpinan strategisnya.
-
Top BUMD Awards 2026 (Bintang 5): Penghargaan untuk performa perusahaan yang dinilai unggul secara menyeluruh.
Direktur Utama PT BPR BKK Purwodadi, Anita Fitriani Yusuf, menjelaskan bahwa pencapaian ini didasarkan pada penilaian ketat oleh dewan juri yang terdiri dari praktisi dan akademisi. Penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari inovasi produk, kontribusi terhadap pemerintah daerah, hingga peran aktif perusahaan dalam mendukung sistem ketahanan pangan melalui kemitraan strategis.
Inovasi Digital dan Kontribusi Ekonomi Sejalan dengan visi modernisasi, BPR BKK Purwodadi kini memperkuat layanan digitalnya melalui fitur Virtual Account. Layanan ini memudahkan nasabah melakukan transaksi transfer tanpa harus datang ke kantor fisik. Dalam waktu dekat, perusahaan juga akan meluncurkan aplikasi mobile banking bernama "Kamoe". Aplikasi ini dirancang sebagai platform serbaguna untuk berbagai pembayaran, seperti tagihan listrik, paket data, telepon, pajak, hingga transfer antarbank.
Secara finansial, kinerja perusahaan pada tahun 2026 sangat impresif dengan raihan dividen sebesar Rp25,7 miliar. Keuntungan tersebut dibagikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Grobogan sebagai pemegang saham. Khusus untuk Pemkab Grobogan, kontribusi dividen yang disetorkan mencapai Rp14,3 miliar. Angka ini merupakan imbal hasil yang sangat signifikan mengingat total modal yang disetor Pemkab Grobogan sebesar Rp34,5 miliar.
Pencapaian ini menegaskan bahwa PT BPR BKK Purwodadi tidak hanya sukses secara bisnis, tetapi juga menjadi pilar penting dalam mendorong pembangunan ekonomi di daerah melalui inovasi yang berkelanjutan dan tata kelola perusahaan yang transparan.