Sinergi Lintas Sektor, Pemkab Grobogan Evaluasi Program Penurunan Stunting Jelang SSGI 2026

Sinergi Lintas Sektor, Pemkab Grobogan Evaluasi Program Penurunan Stunting Jelang SSGI 2026

Setiap anak berhak tumbuh sehat, mendapatkan asupan gizi yang cukup, serta memperoleh layanan kesehatan yang memadai sejak dini.

Karena itu, upaya menurunkan stunting tidak hanya menjadi urusan sektor kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan banyak pihak agar setiap intervensi benar-benar sampai kepada yang membutuhkan.

Senin (8/6/2026), Sekda Anang Armunanto memberikan arahan dalam kegiatan Koordinasi dan Sinergi Penanganan dan Percepatan Penurunan Stunting dalam rangka persiapan pelaksanaan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2026 yang diselenggarakan Bapperida Kabupaten Grobogan di MPP Srikandi.

Dalam arahannya, Sekda mengingatkan pentingnya evaluasi bersama terhadap berbagai upaya yang telah dilakukan.

Menurutnya, perbedaan data prevalensi stunting yang masih cukup signifikan perlu menjadi perhatian untuk memastikan setiap program dan bantuan yang diberikan tepat sasaran.

"Saya percaya njenengan sudah melakukan segala hal yang bisa dilakukan. Kalau melihat data, harus ada yang kita evaluasi. Barangkali usaha kita masih ada yang kurang, melalui forum ini ayo kita evaluasi," ujarnya.

la menekankan bahwa percepatan penurunan stunting memerlukan kerja bersama lintas sektor, mulai dari pemantauan tumbuh kembang balita, penguatan layanan kesehatan, peningkatan akses pangan bergizi, perlindungan sosial bagi keluarga rentan, hingga pendampingan berkelanjutan di tingkat desa dan keluarga.


Perhatian juga diberikan pada kualitas pengukuran dan pemantauan pertumbuhan balita. Sebab, data yang akurat menjadi dasar penting dalam menentukan langkah intervensi yang tepat serta memastikan setiap anak yang membutuhkan pendampingan dapat terjangkau layanan yang tersedia.

Melalui sinergi pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, upaya percepatan penurunan stunting diharapkan semakin efektif.

Pada akhirnya, target yang ingin dicapai bukan sekadar penurunan angka, melainkan memastikan semakin banyak anak di Kabupaten Grobogan tumbuh sehat dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Live CCTV
WiFi Publik
Lapor Bencana
Kembali ke Atas