pembekalan panitia lelang dpnUpaya mencegah terjadinya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek pembangunan tahun 2016 dilakukan Pemkab Grobogan. Caranya, dengan memberikan pembekalan pada organisasi pengadaan barang dan jasa. Yakni, para kelompok kerja unit layanan pengadaan (Pokda ULP) dan para pejabat pembuat komitmen (PPK).


Tiga narasumber dihadirkan dalam pembekalan yang dilangsungkan di Ruang Riptaloka, Setda Grobogan, Kamis (4/2/2016). Masing-masing, Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Agung Aryanto, Kasubag PAPP Infrastruktur dan Tata Ruang Biro Adm Pembangunan Daerah Setda Provinsi Jateng Agus Munawar Shodiq dan Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Purwodadi Bangun Setya Budi dan stafnya Johar Arifin.
“Kami beri pembinaan ini agar kelompok kerja dan PPK tidak ada rasa ketakutan untuk melaksanakan kegiatan. Pembinaan ini, merupakan tindak lanjut dari komitmen dengan TP4D dari aparat penegak hukum dengan harapan agar semua pekerjaan bisa tepat waktu dan cepat terselesaikan. Dengan upaya ini kita berharap pelaksanaan proyek tahun 2016 tidak akan ada penyimpangan,” kata Kabag Pengendalian Pembangunan Pemkab Grobogan Siswanto.
Selain pembekalan, untuk memudahkan SKPD, beberapa waktu lalu pihaknya juga sudah mengirimkan surat pemberitahuan beserta sistem operasi prosedur (SOP) yang nantinya merupakan berkas pengajuan pelelangan. Dengan langkah ini diharapkan proyek pembangunan yang menggunakan anggaran 2016 dapat segera dilaksanakan.
Sebab, jika pelelangan bisa dilakukan lebih cepat maka kemungkinan proyek tidak selesai tepat waktu akan berkurang. Demikian pula, jika lelangnya lebih cepat maka tidak ada proyek yang molor dan akhirnya tidak bisa dilelangkan karena waktunya sudah tidak memungkinkan. DNA