mayday dpnPerhatian terhadap kesejahteraan buruh yang ada di Grobogan akan terus diperhatikan. Hal itu disampaikan Bupati Grobogan Sri Sumarni saat mengikuti acara jalan sehat memperingati Hari Buruh Internasional, Jumat (13/5/2016).

“Kesejahteraan ini tidak sekedar masalah upah saja. Namun, hak-hak lain yang menunjang kesejahteraan juga diperhatikan. Seperti, jaminan kesehatan bagi para buruh,” tegas bupati didampingi Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Grobogan Andung Sutiyoso.
Bupati menyatakan, dalam penetapan upah minimum kabupaten, pihaknya selalu melibatkan perwakilan buruh supaya mereka bisa menyampaikan aspirasinya. Dengan begitu upah yang akan mereka dapatkan dapat sesuai harapannya.
Bupatii juga meminta agar para pemilik perusahaan ikut memikirkan kondisi pekerjanya. Jika terjadi permasalahan, perusahaan diminta untuk dilakukan koordinasi dan duduk bersama guna mencari solusi. Ada baiknya, penyelesaian persoalan melibatkan dinas terkait.
Dari hasil verifikasi Dinsosnakertrans pada 2015, di Grobogan terdapat 272 perusahaan. Perusahaan sebanyak ini bisa menyerap 8.620 tenaga kerja. Dimana sekitar sebagian pekerja itu merupakan tenaga kerja lokal. Sementara jumlah serikat pekerja dan buruh di Grobogan sebanyak 25 unit.
“Perusahaan yang ada di Grobogan ini sebagian besar masih berskala kecil dan menengah. Meski demikian, keberadaannya sudah bisa mengurangi angka pengangguran,” jelasnya. DNA

mayday

mayday2