bpjs desaBupati Grobogan Sri Sumarni meminta semua kades dan perangkat desa agar segera mendaftarkan diri dalam program BPJS Kesehatan. Hal itu disampaikan bupati saat menggelar Rakor Penyelenggaraan Pemerintahan Desa yang digelar di pendapa kabupaten, Kamis (19/5/2016).

Sejumlah pejabat ikut hadir dalam rakor tersebut. Antara lain, Sekretaris Daerah Sugiyanto, Asisten I Puji Raharjo, Kepala DPPKAD Moh Sumarsono, Kepala Dispendukcapil Moh Susilo, Kepala Dishubinfokom Agung Sutanto, dan Kabag Pemdes Daru Wisakti. Hadir pula pejabat dari BPN dan BPJS Kesehatan.

Dalam kesempatan itu, ada penyerahan sertifikat missal, peta desa dan kartu BPJS bagi perangkat desa dan perangkat desa secara simbolis. Jumlah desa yang sudah mendaftarkan perangkatnya dalam program BPJS baru 115 desa. Sementara 158 desa belum melakukan pendaftaran ke BPJS.

“Progam BPJS ini sangat penting dan bermanfaat. Baik buat kades dan perangkat berikut anggota keluarganya. Untuk itu pada 158 desa saya harapkan segera mendaftarkan perangkat desanya dalam program BPJS,” tegas bupati.

Bupati menyatakan, rakor dengan kades dan camat ini baru sekali ini dilakukan semenjak dirinya dilantik jadi Bupati Grobogan 21 Maret lalu. Melalui rakor tersebut diharapkan bisa tercipta sinergitas kebijakan antara pemkan dan desa guna percepatan pencapaian masyarakat Grobogan yang lebih sejahtera.

“Rakor seperti ini sangat penting dilakukan. Sebab, kita bisa langsung sharing dengan pihak desa terkait kebijakan atau persoalan yang barangkali muncul. Dengan demikian, jika ada persoalan bisa secepatnya kita carikan solusi,” cetusnya. DNA