petani melon dpnBupati Grobogan Sri Sumarni, Kamis (2/5/2016) menyaksikan acara penandatanganan kerjasama yang dilakukan para petani melon dengan PT Cengkeh Zanzibar, salah satu penyalur aneka buah-buahan ke pasar modern. Acara ini dilangsungkan di Desa Ngaringan, Kecamatan Ngaringan.

Hadir pula dalam acara tersebut, Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto, Asisten II Dasuki dan Kepala Dinas Pertanian TPH Grobogan Edhie Sudaryanto serta jajaran Muspika Ngaringan. Terlihat pula dalam kesempatan itu Direktur PT Cengkeh Zanzibar Gunawan Setyadji dan perwakilan dari PT Tunas Agro Perkasa dan PT Saprotan Utama.

Dalam kesempatan itu, bupati sempat pula menyerahkan bantuan peralatan pertanian pada para petani. Yakni, 50 unit alat perontok jagung dan 2 unit alat panen jagung.

“Pola kemitraan itu sangat penting dilakukan untuk menjamin pemasaran hasil perkebunan dan mengatasi anjloknya harga. Sebab, jika sudah punya mitra kerja maka masalah pemasaran dan kepastian harga tidak begitu menjadi kendala,” ungkapnya saat menyaksikan penandatanganan kerjasama yang dilakukan para petani dengan PT Cengkeh Zanzibar di Desa Ngaringan, Kecamatan Ngaringan, Kamis (2/5/2016).

Menurutnya, dengan adanya pola kemitraan itu para petani tidak perlu repot-repot untuk menjual hasil pertaniannya karena langsung ditampung oleh perusahaan tersebut. Mengingat hasilnya sangat positif maka bupati berharap, agar kedepannya pola kemitraan juga dilakukan pada bidang lainnya. Seperti, perkebunan, peternakan maupun industri kecil.

“Pola kemitraan itu sangat penting dilakukan untuk menjamin pemasaran dan mengatasi anjloknya harga. Sebab, jika sudah punya mitra kerja maka masalah pemasaran dan kepastian harga tidak begitu menjadi kendala,” ungkapnya

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian TPH Grobogan Edhie Sudaryanto menyatakan, untuk melon yang ditanam adalah jenis Kinanti yang melibatkan sekitar 80 petani dari 8 kelompok tani di beberapa kecamatan untuk menanam komoditas melon. Para petani mendapatkan bantuan benih, pupuk, obat-obatan yang dananya bersumber dari APBN.

Total areal tanaman melon melalui progam ini luasnya sekitar 40 hektar. Penanaman kedua komoditas itu sudah mulai dilakukan bulan April lalu. Sebagian tanaman melon sudah ada yang tua dan bisa dipetik. Diperkirakan puncak panen akan berlangsung pertengahan bulan puasa mendatang. DNA

petani melon

petani melon2