korea dpnBupati Grobogan Sri Sumarni, Selasa (14/6/2016) kedatangan tamu cukup istimewa. Yakni, mantan Duta Besar RI untuk Korea Selatan Nicholas T Dammen dan dua pengusaha dari negeri Ginseng. Masing-masing, Richard Shim dan David Hong. Keduanya selaku Komisaris dan Presiden Direktur PT SJC.

Saat menerima tamu mantan Dubes RI untuk Korsel dan pengusaha, Bupati Sri Sumarni didampingi sejumlah pejabat. Seperti Asisten I Puji Raharjo, Kepala BPPT Nur Ikhsan, Kepala Disperindagtamben Muryanto, Kabag Perekonomian Anang Armunanto, bappeda, dan pimpinan Bank Jateng Siti Ulfah dengan tujuan agar mendengar langsung rencana investasi tersebut.
Selain itu hadir pula Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto dan Wakil Ketua DPRD HM Nurwibowo.
Kedatangan tamu tersebut dalam rangka silaturahmi sekaligus mengutarakan niatan untuk menanamkan investasi di Grobogan. Yakni, dengan mendirikan pabrik tekstile atau garmen yang bisa menyerap hingga 40 ribu tenaga kerja.
“Informasinya, PT SJC ini merupakan perusahaan yang sudah berdiri sejak tahun 1998 dan dikembangkan di 10 negara, termasuk Indonesia. Pada tahun 2006 lalu, pengusaha ini sudah mendirikan perusahaan di Purwakarta, Jawa Barat yang mampu menampung 10 ribu tenaga kerja,” ungkap Kabag Humas Pemkab Grobogan Ayong Muchtarom, usai mendampingi bupati Sri Sumarni saat menerima kedatangan tamu dari Korsel tersebut.
Rencana kedepan, pengusaha tersebut ingin mengembangkan pabrik lagi di wilayah Jawa Tengah. Setelah berkeliling di beberapa kabupaten, mereka merasa tertarik untuk mendirikan lokasi pabriknya di wilayah Grobogan dengan beberapa pertimbangan.
Antara lain, lokasinya cukup strategis karena dekat dengan ibukota Provinsi dan kota-kota sekitarnya. Selain itu, ketersediaan tenaga kerja di Grobogan dinilai masih cukup mudah didapatkan.
“Satu hal lagi yang jadi pertimbangan adalah ketersediaan lahan di Grobogan dinilai masih memungkinkan. Dimana, mereka rencananya butuh lahan sekitar 80 hektar untuk mendirikan pabrik. Besarnya investasi yang disiapkan sekitar Rp 23 triliun,” imbuh Ayong. DNA