DSC 0562Meski cuma sedikit, namun keinginan para guru honorer K2 di Grobogan agar dapat kenaikan gaji akhirnya bakal terwujud. Dimana, mulai September mendatang, gaji mereka akan ditambah Rp 200 ribu. Yakni, dari Rp 300 ribu menjadi Rp 500 ribu per bulan.

Adanya kenaikan gaji guru honorer tersebut disampaikan Bupati Grobogan Sri Sumarni saat menghadiri acara halal bi halal bersama para guru UPTD Kecamatan Purwodadi yang dilangsungkan di Gor Simpang Lima, Selasa (19/7/2016). Dengan kenaikan tersebut diharapkan bisa menjadikan para guru lebih semangat dalam melaksanakan tugasnya.

”Kami minta maaf kalau kenaikannya hanya sedikit. Artinya, belum sesuai harapan para guru honorer K2, yakni bisa naik sesuai UMK. Hal ini disebabkan terbatasnya anggaran yang dimiliki cetus bupati didampingi Kadinas Pendidikan Karsono dan Kabag Humas Ayong Muchtarom.

Bupati meminta para guru tidak perlu khawatir dengan kenaikan gaji yang hanya Rp 200 ribu tersebut. Sebab, pada tahun 2017 nanti, ia akan mengupayakan agar ada kenaikan gaji lagi bagi para guru honorer.

Pada anggaran tahun depan akan kami upayakan agar dinaikan lagi. Harapan saya gaji guru honorer bisa jadi Rp 600 ribu hingga Rp 750 ribu tahun 2017 nanti,” katanya.

Menurutnya, jumlah guru honorer K2 di Grobogan saat ini cukup banyak. Yakni, ada 1.172 orang. Sebagian besar guru ini mengajari SD. Sebab, guru SD (PNS) rata-rata hanya ada dua hingga tiga orang saja disetiap sekolahnya.

Ditambahkan, para guru honorer K2 tersebut dinilai sudah berjasa besar dalam memajukan pendidikan di Grobogan. Sebab, kebanyakan guru tersebut sudah mengabdi lama, bahkan ada yang lebih dari 20 tahun.

“Saya sudah meminta Kepala Dinas Pendidikan untuk menghitung jumlah anggaran yang diperlukan nantinya. Kami minta para guru bisa bersabar untuk bisa dapat gaji sesuai UMK mengingat anggaran masih terbatas,” imbuh mantan Ketua DPRD Grobogan itu. DNA