DSC08310 resize small more 40

Meski dikemas sederhana, namun acara pelepasan atlit dan pelatih PON asal Grobogan yang dilangsungkan di pendapa kabupaten, Minggu (28/8/2016) malam, berlangsung meriah. Acara pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Grobogan Sri Sumarni. Dalam kesepatan itu, bupati juga menyerahkan uang saku pada para atlit dan pelatih PON.

Selain bupati, sejumlah pimpinan FKPD terlihat pula dalam kesempatan tersebut. Antara lain, Kapolres AKBP Agusman Gurning, Dandim 0717 Purwodadi Letkol Jan Piter Gurning, Ketua DPRD Agus Siswanto, dan Kajari Abdullah. Hadir pula Sekda Sugiyanto dan Ketua Umum KONI Grobogan Fatchurrahman.

Bupati menegaskan, keberhasilan terpilih masuk tim PON dinilai sebuah prestasi yang tidak mudah diraih. Sebab, untuk masuk kontingen tersebut harus melalui berbagai tahapan seleksi yang sangat ketat.

“Bisa masuk tim PON merupakan kesempatan yang harus dimaksimalkan untuk meraih prestasi. Oleh sebab itu, ketika bertanding, keluarkan semua kemampuan dan jangan mudah menyerah. Bikin bangga nama Jawa Tengah dan Grobogan dalam PON nanti,” tegas bupati. 

Dalam even PON ke-19 di Jawa Barat bulan September nanti, ada 16 atlit dari Grobogan yang tergabung dalam kontingen Jawa Tengah. Dari 16 orang tersebut, cabor karate menyumbangkan enam atlit. Masing-masing, Garuda Mahameru, Senia Agustina, Ayu Kurniawati, Caesar Robin, Arizki Dwi Saputra dan Desi Susanti.

Cabor pencak silat ada dua orang atlit, yakni Sri Rahayu dan Widiyanto. Kemudian, ada nama Jumain (gulat), Aries Susanti Rahayu (panjat tebing), Achmad Mustaghfirin (renang), Bayu Peni Hendraswati (wushu), Affuwun Afwa (angkat besi), Sumarno (billiard), Ragil Satrio Pambudi (voli indoor), dan Sigit Budi Prasetyo (senam).

Selain atlit, ada tiga orang pelatih PON yang berasal dari Grobogan. Yakni, Dyah Puspitasari (karate), Moh Solekul Hadi (pencak silat), dan Tubagus Herlambang (senam). DNA

Bupati Sri Sumarni Lepas Keberangkatan Atlit PON Asal Grobogan

Meski dikemas sederhana, namun acara pelepasan atlit dan pelatih PON asal Grobogan yang dilangsungkan di pendapa kabupaten, Minggu (28/8/2016) malam, berlangsung meriah. Acara pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Grobogan Sri Sumarni. Dalam kesepatan itu, bupati juga menyerahkan uang saku pada para atlit dan pelatih PON.

Selain bupati, sejumlah pimpinan FKPD terlihat pula dalam kesempatan tersebut. Antara lain, Kapolres AKBP Agusman Gurning, Dandim 0717 Purwodadi Letkol Jan Piter Gurning, Ketua DPRD Agus Siswanto, dan Kajari Abdullah. Hadir pula Sekda Sugiyanto dan Ketua Umum KONI Grobogan Fatchurrahman.

Bupati menegaskan, keberhasilan terpilih masuk tim PON dinilai sebuah prestasi yang tidak mudah diraih. Sebab, untuk masuk kontingen tersebut harus melalui berbagai tahapan seleksi yang sangat ketat.

“Bisa masuk tim PON merupakan kesempatan yang harus dimaksimalkan untuk meraih prestasi. Oleh sebab itu, ketika bertanding, keluarkan semua kemampuan dan jangan mudah menyerah. Bikin bangga nama Jawa Tengah dan Grobogan dalam PON nanti,” tegas bupati.

Dalam even PON ke-19 di Jawa Barat bulan September nanti, ada 16 atlit dari Grobogan yang tergabung dalam kontingen Jawa Tengah. Dari 16 orang tersebut, cabor karate menyumbangkan enam atlit. Masing-masing, Garuda Mahameru, Senia Agustina, Ayu Kurniawati, Caesar Robin, Arizki Dwi Saputra dan Desi Susanti.

Cabor pencak silat ada dua orang atlit, yakni Sri Rahayu dan Widiyanto. Kemudian, ada nama Jumain (gulat), Aries Susanti Rahayu (panjat tebing), Achmad Mustaghfirin (renang), Bayu Peni Hendraswati (wushu), Affuwun Afwa (angkat besi), Sumarno (billiard), Ragil Satrio Pambudi (voli indoor), dan Sigit Budi Prasetyo (senam).

Selain atlit, ada tiga orang pelatih PON yang berasal dari Grobogan. Yakni, Dyah Puspitasari (karate), Moh Solekul Hadi (pencak silat), dan Tubagus Herlambang (senam). DNA

Go to top