borsumurminyak aUpaya eksploitasi atau pengeboran sumur minyak tua di Dusun Bapo, Desa Bendoharjo, Kecamatan Gabus, Grobogan tampaknya menuai keberhasilan. Indikasinya, hasil pengeboran minyak di sumur tua itu akan segera dikirimkan ke Pusat Penampungan Produksi (PPP) Menggung Pertamina EP Field Cepu, dalam waktu dekat.

Sumur minyak tua peninggalan Belanda itu dieksploitasi PT Nureka bekerja sama dengan BUMD Purwa Aksara Grobogan. Aktivitas eksploitasi perdana sumur minyak tua di kawasan hutan itu resmi dimulai pada Senin (27/2/2017) lalu.

“Pengiriman minyak tahap pertama ke Pertamina masih kita siapkan. Tagetnya, akhir bulan sudah terkirim,” ungkap Direktur PT Nureka Samsul Arifin saat menerima kunjungan Bupati Grobogan Sri Sumarni di lokasi pengeboran, Kamis (18/5/2017).

Hadir pula dalam kesempatan itu, Kajari Edi Handojo, Ketua DPRD Agus Siswanto, dan Sekda Moh Sumarsono. Terlihat pula Direktur Purwa Aksara Myra Heltyani di lokasi tersebut.

Ditambahkan, jumlah sumur yang dapat izin eksploitasi totalnya ada 27 titik. Namun, pada tahun ini eksploitasi difokuskan pada lima sumur dulu. Selanjutnya, pada tahun berikutnya esploitasi akan dilakukan bertahap pada 27 sumur.

Sementara itu, Bupati Sri Sumarni berharap agar kegiatan pengeboran minyak di sumur tua bisa berjalan dan berhasil dengan baik. Dengan demikian, pengeboran ini nantinya bisa jadi salah satu icon positif bagi Kabupaten Grobogan.

Selain itu, dia juga berharap agar usaha tersebut dapat memberikan dampak positif bagi warga sekitar dan menambah pemasukan buat pemerintah daerah.

Sebab, kerjasama eksploitasi dengan Purwa Aksara tersebut dilakukan dengan skema bagi hasil. Yakni 90 persen untuk PT Nureka dan 10 persen untuk Purwa Aksara.

“kami berharap pihak pengelola juga melibatkan warga sekitar sebagai tenaga kerja,” katanya. DNA

 

Go to top