bansos aProgram pemberian Bansos santunan kematian bagi warga miskin yang meninggal dunia akhirnya direalisasikan. Hal ini ditandai dengan launching santunan kematian yang dilangsungkan di pendapa kabupaten, Rabu (23/5/2017).

Dalam kesempatan itu, Bupati Grobogan Sri Sumarni secara simbolis menyerahkan santunan kematian pada 25 ahli waris warga miskin yang meninggal dunia tahun 2017. Masing-masing ahli waris menerima santunan Rp 1 juta.

“Santunan kematian salah satu program saya dalam kampanye Pilkada lalu. Hari ini, baru bisa kita realisasikan dan dananya kita anggarkan dalam APBD,” ungkap bupati

Menurutnya, janji pemberian santunan kematian itu dilatar belakangi dari sisi kemanusiaan saja. Diharapkan, dengan adanya santunan itu bisa sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

Untuk melaksanakan program tersebut, bupati menyatakan, pihaknya sudah menetapkan Peraturan Bupati Nomor 88 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penganggaran, Pelaksanaan dan Penatausahaan, Pertanggungjawaban dan Pelaporan serta Monitoring Evaluasi Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber dari APBD Kabupaten Grobogan.

Ditambahkan, saat ini sudah banyak warga masyarakat miskin yang mengajukan permohonan santunan kematian terebut. Bupati berharap agar ahli waris yang mengajukan bantuan supaya mengikuti prosedur yang sudah ditentukan.

“Lengkapilah persyaratan yang ada melalui Dinas Sosial Kabupaten Grobogan. Saya juga berharap agar BPPKAD dan Dinas Sosial segera memproses bantuan supaya bisa membantu meringankan beban warga kita tersebut,” imbuhnya.