KPUrakor2 1Berbagai pihak dilibatkan KPU Grobogan dalam rangka meningkatkan angka partisipasi pemilih pada pelaksanaan Pilgub 2018. Antara lain dengan mengajak warga Grobogan yang tinggal di perantauan agar bisa pulang untuk menggunakan hak pilihnya.

“Jumlah warga perantauan ini ada puluhan ribu. Kami berharap mereka bisa pulang untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilgub 2018. Sebelum itu, kami juga meminta kepada warga perantauan agar namanya sudah masuk dalam daftar pemilih,” kata Ketua KPU Grobogan Afrosin Arif, usai menggelar Rakor Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih, Kamis (25/1/2018).

Menurut Afrosin, dalam rakor tersebut pihaknya juga mengundang Paguyuban Rantau Grobogan (PRG). Yakni, salah satu organisasi yang anggotanya merupakan warga Grobogan yang merantau ke berbagai daerah. Jumlah anggota PRG saat ini tercatat sekitar 30 ribu orang.

Selain itu, ada berbagai stakeholder yang diundang dalam rakor. Antara lain, dari Polres, Kodim, Dinas Pendidikan, Dispendukcapil, Disnakertrans, Kemenag, Rutan, Dinsos, BPS dan Panwaslu.

Untuk anggota Polri dan TNI yang sudah memasuki purna tugas, diharapkan segera melaporkan perubahan identitasnya. Dengan demikian, namanya bisa tercatat dalam daftar pemilih Pilgub.

Afrosin menegaskan, kenaikan angka partisipasi pemilih pada pelaksanaan Pilgub 2018 menjadi perhatian serius. Soalnya, salah satu barometer suksesnya pelaksanaan pemilu termasuk Pilkada adalah besarnya warga yang menggunakan hak pilih.

“Setelah pelaksanaan pemilihan, selalu muncul pertanyaan utama dari banyak pihak. Yakni, berapa besar angka partisipasi pemilih yang menggunakan hak suaranya. Besarnya partisipasi pemilih memang dinilai sebagian pihak sebagai salah satu indikator keberhasilan penyelenggaraan Pilgub,” katanya.

Terkait dengan pelaksanaan Pilgub tahun 2018, kenaikan partisipasi pemilih memang jadi salah satu perhatian. Alasannya, pada pelaksanaan Pilgub edisi sebelumnya terjadi angka penurunan partisipasi pemilih.

Menurut Afrosin, angka partisipasi pemilih pada Pilgub 2008 bisa mencapai 50,74 persen. Kemudian, pada Pilgub edisi berikutnya tahun 2013, angka partisipasi pemilih turun jadi 45,73 persen.
“Kita akan berupaya agar dalam Pilgub tahun ini, angka partisipasi pemilih bisa meningkat. Tar

et kita, angka partisipasi bisa mencapai 70 persen. Oleh sebab itu, dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih, kita libatkan berbagai stakeholder terkait,” tegasnya.