Bansosrastra 1Pemkab Grobogan mulai menyalurkan bantuan sosial beras sejahtera (Bansos Rastra) kepada warga yang berhak menerima. Peluncuran bantuan perdana dilakukan langsung oleh Bupati Grobogan Sri Sumarni di ruang rapat wakil bupati, Selasa (30/1/2018).

Acara ini juga dihadiri sejumlah pejabat terkait. Antara lain, Sekda Grobogan Moh Sumarsono, Kepala Bappeda Anang Armunanto, Kepala Dinsos Andung Sutiyoso, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muhammad Hidayat, perwakilan dari Polres Grobogan dan Perum Bulog Sub Divre Semarang.

Dalam kesempatan itu, Bupati Grobogan Sri Sumarni meminta agar bantuan bansos rastra benar-benar disalurkan tepat sasaran. Artinya, penerima bantuan adalah kepala keluarga yang memang berhak menerima, alias keluarga kurang mampu. Ia juga menekankan agar bantuan beras yang diberikan diperhatikan kualitasnya.

“Saya minta beras yang disalurkan diperhatikan kualitasnya,” tegasnya.

Sekeretaris Daerah Grobogan Moh Sumarsono menyatakan, jumlah penerima Bansos rastra se-kabupaten ada 124.178 keluarga penerima manfaat (KPM). Program ini akan disalurkan pada kurun waktu Januari dan Februari.

“Bansos Rastra hanya disalurkan dalam dua bulan ini. Mulai Maret bentuknya jadi bantuan pangan non tunai,” jelasnya.

Porgram bansos rastra merupakan peralihan dari bantuan Raskin. Selain perubahan nama, jumlah beras yang diterima KPM juga berubah. Yakni, dari semula 15 Kg beras dengan harga penebusan Rp 1.600 per kilo, menjadi 10 kg per KPM secara gratis.