bintekperrencanaan22Tema pembangunan diluar sektor infrastruktur mulai dipersiapkan Pemkab Grobogan pada tahun 2019. Pada tahun depan, rencana pembangunan lebih mengarah pada penguatan ekonomi kerakyatan dan pariwisata.

Hal itu disampaikan Bupati Grobogan Sri Sumarni, usai membuka Bimbingan Teknis Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Grobogan 2018 di Hotel Oak Tree Semarang, Selasa (6/2/2018).

”Perlu diketahui, anggaran yang kita miliki cukup terbatas. Oleh sebab itu, kita harus pandai-pandai menyusun skala prioritas pembangunan. Semua kepala OPD kami tuntut bisa mencari terobosan dalam menjalankan program pembangunan supaya tercapai sesuai rencana,’’ ujar bupati.

Meski penguatan ekonomi kerakyatan dan pariwisata jadi tema utama, namun sektor lainnya tetap mendapatkan perhatian. Menurutnya, persoalan infrastruktur, penataan kota, kemiskinan, sanitasi layak, peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan serta persoalan lainnya tetap mendapat perhatian.

Terkait dengan kebijakan tersebut, bupati meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah di Grobogan agar segera memulai perencanaan untuk pembangunan 2019. Hal itu perlu dilakukan jauh hari supaya perencanaannya bisa dilakukan lebih baik.

“Seperti kita tahu, salah satu kunci sukses pembangunan dimulai dari perencanaan yang baik. Jadi, dalam membuat perencanaan itu harus betul-betul dilakukan dengan cermat,” imbuhnya.

Menurut bupati, tahapan paling awal semua proses pembangunan memiliki peran sangat stategis. Di mana, pada perencanaan, OPD dapat menyusun dan meramu konsep lebih dini. Di samping itu, pihaknya meminta seluruh OPD untuk berkoordinasi dengan Bappeda.

‘’Perlu koordinasi bersama, meramu dan menyusun konsep antara Bappeda dengan OPD terkait. Biar ada pemahaman yang sama dalam membangun Kabupaten Grobogan,’’ ujarnya.