gisa 1  Bupati Grobogan Sri Sumarni meminta agar promosi terhadap produk yang dihasilkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) maupun Industri Kecil Menengah (IKM) terus digencarkan. Tujuannya, supaya produk tersebut makin dikenal dan harapan jangka panjangnya bisa memperluas jangkauan pemasaran.
“Produk UMKM dan IKM kita cukup bagus dan saya nilai layak bersaing dipasar. Supaya produk berkualitas ini makin dikenal luas, upaya promosi harus terus digencarkan. Kalau promosinya digarap lebih profesional maka akan berdampak dengan meningkatkan pemasaran produk,” tegas bupati saat membuka acara Pasar Rakyat di alun-alun Purwodadi, Rabu (7/3/2018).

Bupati menyatakan, meski jumlah pelaku UMKM terus bertambah namun beberapa masalah klasik masih dialami para pengusaha tersebut. Salah satunya adalah soal pemasaran yang dinilai sebagian pengusaha sebagai permasalahan utama.
Menurutnya, jika selama ini masih banyak pelaku usaha yang memasarkan barangnya secara tradisional. Khususnya, pelaku usaha yang bergerak dibidang makanan dan minuman. Oleh sebab itu, perlu adanya sebuah terobosan baru buat pengusaha tersebut agar memasarkan produknya dengan cara-cara yang lain dari biasanya.

“Soal pemasaran ini memang jadi masalah besar bagi kalangan UMKM disamping soal modal. Untuk itu, pemkab sudah pasti akan berusaha semaksimal mungkin membantu persoalan yang dihadapi pengusaha kecil ini. Salah satunya dengan mengencarkan promosi lewat berbagai sarana. Mulai, pemberitaan media, dan pameran seperti saat ini,” tegas mantan Ketua DPRD Grobogan itu.
Sementara itu, Kepala Disperindag Grobogan Karsono menyatakan, acara pasar rakyat digelar tiga hari itu dilakukan dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi ke-292 Kabupaten Grobogan. Dalam kegiatan itu ada sekitar 100 stand yang disediakan untuk pelaku usaha, UMKM, serta dinas/instansi.