kampungKBSUwatu 1Bupati Grobogan Sri Sumarni melangsungkan kunjungan kerja ke Desa Suwatu, Kecamatan Gabus, Sabtu (7/4/2018). Kunjungan ke desa yang wilayah selatannya berbatasan dengan Kabupaten Ngawi, Jawa Timur itu dilakukan dalam rangka pencanangan Kampung KB.

Dalam kesempatan itu, bupati menyatakan, kampung KB ini diadakan sebagai salah satu upaya untuk menekan ledakan jumlah penduduk. Melalui Kampung KB ini diharapkan bisa memberikan kekuatan dan motivasi bagi masyarakat untuk menyadari pentingnya program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK).

Dengan demikian, program KB yang mengalami pasang surut dalam perkembangannya akan bisa meningkat lagi. Sehingga pada akhirnya akan dapat mewujudkan keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera.

“Pembentukan Kampung KB ini sudah berjalan baik meski belum bisa maksimal karena masih ada kendala yang harus dihadapi. Namun, sejauh ini program tersebut bisa membantu upaya pemerintah dalam bidang kependudukan,” kata bupati.

Menurutnya, pemerintah saat ini tengah bekerja keras untuk merevitalisasi program KB karena tantangan dan tanggung jawab yang dihadapi oleh keluarga-keluarga Indonesia ke depan akan semakin besar. Salah satu upaya pendekatan yang dilakukan adalah melalui pencanangan Kampung KB.

Supaya program itu berhasil, bupati meminta agar instansi terkait memberikan penjelasan lengkap dan jelas pada masyarakat terkait dibentuknya Kampung KB tersebut. Jika informasinya tidak tepat maka akan berdampak tidak efektifnya pelaksanaan program KKBPK tersebut.

“Masyarakat harus tahu masalah dibidang kependudukan. Seperti laju pertumbuhan penduduk, dinamika penduduk, pemberian wawasan pada pasangan usia subur agar mau ikut KB,” tegasnya.