umkm2018Bupati Grobogan Sri Sumarni menyatakan, sejauh ini perkembangan UMKM di wilayahnya dinilai cukup bagus. Indikasinya, sampai sekarang sudah ada 32.055 UMKM yang tersebar di 19 kecamatan. Terdiri dari 30.565 Usaha Mikro, 1.344 Usaha Kecil dan 156 Usaha Menengah.

“Sejauh ini, sudah ada beberapa produk UMKM yang pemasarannya sampai ke luar negeri. Contohnya sambal bubuk ‘mak ndang’ pemasaranya sampai ke Jepang, Firlandia, Brunai Darusalam, Amerika,” kata bupati, saat membuka Kegiatan Klinik Bisnis Pelaku Usaha yang diselenggarakan oleh Direktorat Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri (Dit.P3DN) Kementerian Perdagangan, Rabu (26/9/2018).

Menurut bupati, pertumbuhan UMKM diberbagai penjuru nusantara, kini telah memberikan peranan yang cukup besar dalam membangun perekonomian nasional. Pertumbuhanya yang semakin pesat dan besarnya hasil usahanya, menjadikan UMKM sebagai salah satu tiang penyangga kestabilan ekonomi daerah maupun perekonomian nasional. Sehingga tidak heran bila belakangan ini pemerintah mulai gencar melakukan pembinaan dan pemberdayaan khusus guna mendukung perkembangan UMKM di seluruh Indonesia.

Salah satunya seperti pemberdayaan UMKM yang diwujudkan Pemerintah Daerah Grobogan melalui ekonomi kerakyatan yang dimaksudkan bisa mendorong para pengusaha kecil, mikro dan menengah dalam kelompok usaha ekonomis produktif sehingga mampu mengembangkan usahanya secara optimal.

Pemberdayaan tersebut sengaja dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Grobogan untuk menghadapi berbagai hambatan dan kendala usaha baik yang bersifat internal maupun eksternal, misalnya saja seperti kendala dibidang produksi dan pengolahan, pemasaran, sumber daya manusia (SDM), pemanfaatan teknologi, permodalan serta perubahan iklim usaha yang bisa mempengaruhi maju mundurnya pergerakan UMKM Kabupaten Grobogan.

Untuk mengatasi kendala-kendala tersebut Pemerintah Grobogan telah mengembangkan jaringan pemasaran agar produk UMKM lokal bisa dipasarkan diberbagai pasar modern, mengadakan kontak dagang dengan pengusaha besar dari Bali, Palembang, Jawa Timur, Jawa Barat dan membuka jalan untuk bisa menghantarkan produk UMKM go Internasional yaitu dengan mengikutsertakan para pelaku UMKM di berbagai event expo atau kegiatan promosi.

“Selain memperluas jaringan pemasaran yang ada, Pemkab Grobogan juga mengadakan berbagai pelatihan , workshop, bintek wirausaha baru serta sosialisasi langsung kepada UMKM untuk mengembangkan sistim jaringan teknologi dan informasi yang kedepanya bisa mendukung perkembangan UMKM,” tegasnya.