Bupati Grobogan Sri Sumarni memberikan apresiasi pada para petani karena berhasil meningkatkan hasil panen. Terutama, untuk komoditas padi, jagung dan kedelai atau Pajale.

Hal itu disampaikan bupati dalam acara penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) pada petani di Kantor Dinas Pertanian Grobogan, Kamis (15/11/2018). Ikut mendampingi bupati dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto dan Kepala Dinas Pertanian Grobogan Edhie Sudaryanto.

“Salah satu keberhasilan ini didapat dengan adanya pemberian bantuan Alsintan dari pemerintah kepada petani. Untuk itu, saya minta agar hasil panen terus ditingkatkan dalam rangka mendukung swasembada pangan,” kata bupati saat memberikan pengarahan pada penerima bantuan.

Menurut bupati, pada tahun 2017, produksi padi mencapai 864.881 ton atau naik 2,5 persen dibanding tahun 2016 sebanyak 843.863 ton. Kemudian, produksi jagung tahun 2017 juga naik 7,5 dibandingkan tahun 2016. Yakni, dari 751.863 ton menjadi 807.894 ton. Demikian juga dengan produksi kedelai naik 12 persen dari 48.316 ton di tahun 2016 menjadi 54.065 ton pada tahun 2017.

Selain tanaman pangan, lanjut bupati, pada tiga tahun terakhir, pertumbuhan komoditas hortikultura juga sangat menggembirakan. Dimana, saat ini banyak petani di sejumlah kecamatan yang mahir bertanam buah dan sayur.

“Saat ini, banyak sayur dan buah hasil Petani Grobogan mengisi pasar yang ada di kota-kota besar. Selain itu, sektor agrowisata juga mulai tumbuh di Grobogan,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Edhie Sudaryanto menambahkan, bantuan peralatan yang disalurkan pada petani ini berasal dari Kementerian Pertanian. Wujudnya berupa 40 power threaser multiguna, 15 traktor roda dua, 30 unit pompa air, 6 unit motor roda tiga, 6 unit combain haevester, 899 ton benih padi dan 239 ton benih jagung.