Bupati Grobogan Sri Sumarni menyatakan, untuk mendukung program pemerintah dalam menciptakan swasembada pangan nasional, tidak bisa hanya mengandalkan Dinas Pertanian saja. Tetapi butuh peran dari banyak untuk merealisisaikan program tersebut. Salah satunya, adalah dukungan dari Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) serta para penyuluh pertanian swadaya (PPS).

“Saat ini, produksi jagung, padi dan kedelai kita cukup tinggi sehingga ditetapkan sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional. Untuk itu, kita harapkan KTNA dan para PPS ikut terlibat dalam meningkatkan produksi pangan yang sudah kita capai saat ini,” kata bupati saat membuka acara sarasehan KTNA di gedung Riptaloka, Rabu (28/11/2018).

KTNA sebagai mitra pemerintah harus berperan dalam kegiatan pendampingan kelompok tani dan gapoktan. Dengan demikian, nantinya akan menuju kearah kelembagaan petani yang kuat dan mandiri.

Menurut bupati, untuk kegiatan pendampingan ini, KTNA bisa bekerjasama dengan penyuluh pertanian dan penyuluh swadaya. Dengan pendampingan tersebut, KTNA akan bisa memberikan masukan terkait kondisi riil yang ada di lapangan. Dengan demikian, jika ada persoalan bisa diselesaikan dengan cepat dan dicarikan jalan keluarnya.

”Selama ini, tugas yang dilakukan KTNA bersinggungan langsung dengan petani di lapangan. Dengan demikian, mereka bisa lebih cepat menyampaikan informasi dari petani pada pemerintah melalui dinas pertanian,” katanya.

Ketua KTNA Grobogan Suwardi mengatakan, pihaknya akan siap membantu meningkatkan produksi pangan yang ditetapkan pemerintah. KTNA juga akan memberikan beragam masukan tentang kekurangan pada masalah pertanian. Seperti soal irigasi, penyaluran bubuk atau bantuan sarana dan prasarana pertanian yang dibutuhkan petani.

”Tantangan yang kita hadapi saat ini memang cukup berat. Meski demikian, dengan kerjasama yang baik maka program swasembada pangan ini akan berhasil dan kesejahteraan petani bisa terwujud,” katanya.

Acara sarasehan tersebut dihadiri pula oleh Kepala Dinas Pertanian Grobogan Edhie Sudaryanto dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sunanto. Hadir pula anggota komisi B DPRD Grobogan Suranto, Ketua KTNA Grobogan Suwardi, dan perwakilan berbagai instansi terkait lainnya.