Sebuah program baru dalam rangka meningkatkan pelayanan pada masyarakat diluncurkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Grobogan, Rabu (28/11/2018). Yakni, program bernama paket layanan “Mencari Kekasihku” yang merupakan singkatan dari menikah atau cerai, kartu keluarga dan KTP elektronik seketika itu kumiliki.

Dalam layanan ini, Dispendukcapil menggandeng kerjasama dengan Kemenag Grobogan dan Pengadilan Agama Purwodadi. Launcing layanan “Mencari Kekasihku” dilakukan Sekda Grobogan Moh Sumarsono.

Kepala Dispendukcapil Grobogan Moh Susilo mengatakan, paket layanan ini merupakan integrasi KK dan KTP El dengan buku nikah atau akta cerai bagi warga, khususnya yang beragama Islam. Salah satu tujuannya, warga tak perlu repot mengurus dokumen kependudukan tersebut.

Sebelumnya, pihaknya sudah memiliki beberapa program layanan. Yakni, layanan Ketan Go Senyum (paket pelayanan Grobogan tersenyum), Ketan Gober (paket pelayanan Grobogan berkah), Ketan Gobat (paket pelayanan Grobogan hebat), dan Getan Goria (paket pelayanan Grobogan ceria) serta Dokar (dokumentasi oke siap antar).

Dalam launcing paket pelayanan tersebut, juga dilangsungkan deklarasi Dispendukcapil Grobogan menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Selain itu, dilakukan juga penyerahan sertifikat ISO 9001 versi 2015 dari Badan Sertifikasi Indonesia.

Di samping itu, dilakukan pula penyerahan piagam bagi desa/kelurahan pelopor Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA). Yakni, Desa Crewek, Kecamatan Kradenan; Desa Ngaringan, Kecamatan Ngaringan; dan Desa Ledokdawan, Kecamatan Geyer.

Pada kesempatan itu Sekda Moh Sumarsono mengucapkan terimakasih pada Dispendukcapil yang terus membangun komitmen, sehingga ditetapkan sebagai Zona Intgritas WBK dan WBBM. Sumarsono juga mengapresiasi Dispendukcapil yang menerima Sertifikat ISO 9001 versi 2015.
‘’Sudah ada tiga instansi di Grobogan ini yang mendapatkan sertifikasi standar sistem managemen mutu yang diakui. Yakni, RSUD, Dispendukcail, dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP),” katanya.