Anggota Komisi B DPRD Jateng melangsungkan kunjungan kerja ke Grobogan, Rabu (9/1/2019). Kunjungan kerja wakil rakyat ini dipimpin Wakil Ketua Komisi B DPRD Jateng Yudhi Sancoyo.

Kedatangan anggota DPRD Jateng ini diterima Sekretaris Daerah Grobogan Moh Sumarsono di Hotel Grand Master Purwodadi. Hadir pula, Kabag Perekonomian Pradana Setyawan, dan sejumlah pejabat dari Dinas Pertanian, Disperindag, BRI, instansi terkait lainnya, perwakilan distributor dan pengecer pupuk bersubsidi.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Jateng Yudhi Sancoyo mengungkapkan, kunjungan kerja dilakukan dalam rangka evaluasi dan koordinasi pelaksanaan kartu tani di Grobogan. Sebelumnya, Komisi B DPRD Jateng sudah melangsungkan kegiatan serupa di beberapa daerah lainnya.

Menurut Yudhi, pihaknya akan mengawal serius tentang program kartu tani tersebut. Sebab, tujuan dari program kartu untuk memudahkan petani dalam mendapatkan pupuk dan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kami sangat mendukung tindakan-tindakan yang terkait dalam program kartu tani ini. Oleh sebab itu, kita sudah berkunjung ke beberapa daerah untuk monitoring pelaksanaan kartu tani,” katanya.

Sementara itu, Sekda Grobogan Moh Sumarsono menyampaikan, berdasarkan data yang ada, jumlah petani yang terverifikasi sebanyak 201.138 orang. Hingga akhir tahun 2018 lalu, jumlah kartu tani yang sudah terbagi ada 181.705 kartu atau sekitar 90 persen.

Untuk jumlah kartu tani yang belum terdistribusi sebanyak 19.523 kartu. Belum bisa diserahkannya kartu tani ini kepada petani disebabkan beberapa alasan. Antara lain, orangnya sudah meninggal, pindah tempat tinggal, kerja di luar kota dan ada yang tidak mau menerima kartu tani.

Menurut Sumarsono, dalam penyaluran kartu tani, Pemkab bekerjasama dengan pihak BRI. Kartu tani yang diserahkan pada petani sudah bisa digunakan untuk penebusan pupuk bersubsidi melalui kios pupuk lengkap (KPL) yang ada di setiap desa dan kelurahan.

“Kami berharap agar kendala yang muncul dalam pendistribusian kartu tani ini bisa ditangani secepatnya. Harapan kita, seluruh kartu tani bisa segera tersalurkan pada penerimanya,” kata Sumarsono yang juga menjabat selaku Ketua Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Grobogan itu.