Ulama kharismatik Maulana Habib Luthfi bin Yahya mengajak semua komponen masyarakat, termasuk di Grobogan untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal itu disampaikan Habib Luthfi saat memberi tausiyah dalam acara Grobogan Berdzikir di Alun-alun Purwodadi, Selasa (2/4/2019) malam.

“Dengan menjaga persatuan dan kesatuan, maka bangsa Indonesia akan semakin kokoh dan tidak mudah digoyahkan oleh para pengacau. Semakin menjaga persatuan dan kesatuan maka negara kita akan sulit diruntuhkan oleh para pengacau NKRI. Persatuan dan kesatuan merupakan benteng bangsa yang harus tetap dijaga oleh seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Grobogan Sri Sumarni, Kapolres AKBP Choiron El Atiq, Dandim Letkol Asman Mokoginta dan jajaran FKPD lainnya, sejumlah pejabat, dan ulama. Acara Grobogan Berdzikir dihadiri sekitar 10 ribu jamaah dari berbagai kecamatan serta beberapa kota sekitar.

Sementara itu, Bupati Grobogan Sri Sumarni dalam kesempatan itu sempat menyinggung peran para kyai dan alim ulama yang sangat gigih memperjuangkan kemerdekaan RI. Kemudian, di kalangan Nahdlatul Ulama saat itu juga dikenal dengan istilah resolusi jihad yang mampu menyatukan dan menggelorakan para santri dan kaum nahdliyin dalam merebut kemerdekaan.

“Semangat para pendahulu harus kita lanjutkan. Untuk itu, sebagai generasi penerus, kita harus selalu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku, ras, bahasa, dan agama,” katanya.

Bupati juga meminta agar kaum muslimin dan muslimat di Grobogan untuk senantiasa memelihara suasana kondusif. Sebab, dengan suasana seperti itu maka pelaksanaan pembangunan bisa dilakukan dengan aman, nyaman, dan lancar.

Dalam rangka menciptakan suasana yang kondusif, pihaknya membutuhkan dukungan dari semua komponen, termasuk para tokoh agama dan tokoh masyarakat. Sebab, pada hakekatnya, persoalan kamtibmas tidak hanya menjadi tanggungjawab satu pihak saja.

“Saya juga minta kepada seluruh jamaah yang hadir untuk ikut menyukseskan Pemilu tanggal 17 April 2019 mendatang. Jangan lupa gunakan hak pilihnya,” katanya.