Bupati Grobogan Sri Sumarni memberikan dorongan pada anak muda untuk jadi pengusaha atau wirausahawan yang mampu menciptakan lapangan kerja. Hal itu disampaikan bupati saat membuka pelatihan berbasis kompetensi di Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans, Kamis (11/4/2019).

“Setelah lulus pelatihan disini, saya ingin adik-adik ini bisa pengusaha atau berwirausaha sendiri. Dengan berwirausaha maka ada kesempatan untuk menciptakan lapangan kerja karena butuh karyawan,” katanya.

Bupati berharap masyarakat usia produktif di Kabupaten Grobogan memiliki kompetensi kerja sesuai kebutuhan yang ada. Disamping itu, mereka juga diharapkan dapat memiliki daya saing yang kuat di skala Internasional.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Grobogan Ahmad Haryono menyatakan, peserta pelatihan ada 576 orang dengan 36 paket pelatihan yang terdiri dari sembilan kejuruan. Yakni, pemeliharaan sepeda motor, practical office, perakitan komputer, perawatan AC split, menjahit, pembuatan hiasan busana dengan mesin bordir, tata kecantikan rambut, tata  rias kecantikan, dan tata boga pengolahan ikan.

“Ini merupakan pelatihan tahap II. Bagi mereka yang lulus pelatihan akan mendapatkan sertifikat kompetensi sehingga dapat memenuhi persyaratan untuk bekerja di perusahaan atau dunia usaha,” katanya.

Dijelaskan, peserta pelatihan merupakan para pencari kerja dengan klasifikasi minimal lulusan SMP. Selain itu, peserta nantinya akan mendapatkan sertifikat pelatihan serta menerima sarana fasilitas sesuai peruntukannya.