Wakil Gubenur Jateng Taj Yasin menyerahkan bantuan insentif guru keagamaan dari Pemprov Jateng, Sabtu (13/4/2019). Penyerahan bantuan secara simbolos dilangsungkan di Pondok Pesantren Riyadlotut Tholibin Desa Kedungrejo, Kecamatan Purwodadi. Ikut mendampingi dalam kesempatan itu, Bupati Grobogan Sri Sumarni, Kabag Kesra Abu Mansyur, jajaran Kemenag dan sejumlah pejabat terkait.

Dalam kesempatan itu, wagub menegaskan, sebanyak 9.726 ustad dan ustadzah di Grobogan yang menerima bantuan insentif guru.  Insentif yang diberikan pada guru keagamaan itu besarnya Rp 1,2 juta per tahun.

Pemberian insentif dilakukan tiap triwulan dan langsung disalurkan ke rekening penerima. Penerima bantuan adalah guru agama  yang berada di Madrasah Diniyah (Madin), Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ) maupun lembaga penyelenggara pendidikan keagamaan lain.

“Meski nilainya belum besar, mudah-mudahan bantuan insentif ini membawa manfaat. Dengan perhatian ini, kita berharap para ustad dan ustadzah makin semangat mengajarkan kepada anak-anak kita untuk mengaji, untuk bisa membangun karakter sehingga menjadi anak yang punya budi pekerti yang tinggi. Perlu diketahui, penyerahan bantuan ini baru pertama kali dilakukan sejak kita merdeka," katanya.

Menurutnya, data guru pengajar keagamaan di Jateng yang jadi penerima bantuan tahun 2019 sebanyak 171.131 orang. Adapun jumlah penerima di setiap kabupaten/kota berbeda-beda.

Ia menambahkan, pada tahun 2020 mendatang, jumlah penerima bantuan akan ditingkatkan menjadi sekitar 211.000 orang. Selain guru keagamaan Islam, bantuan juga diberikan untuk guru keagamaan Budha, Kristen, Katolik dan Hindu.