Bupati Grobogan Sri Sumarni melangsungkan kegiatan monitoring pelaksanaan Ujian Nasional (UN) hari terakhir untuk siswa SMP sederajat, Kamis (25/4/2019).

Ikut mendampingi dalam monitoring, Kadinas Pendidikan Grobogan Amin Hidayat dan Kabag Humas Teguh Harjokusumo.

Ada dua sekolah yang dikunjungi bupati dan rombongan. Yakni, SMPN 4 Purwodadi dan SMPN 2 Purwodadi.

Bupati dan rombongan tidak lama melakukan monitoring di sekolahan tersebut. Saat bekeliling, bupati sempat meninjau sarana dan prasarana yang ada di sekolahan tersebut serta menanyakan kendala yang dihadapi selama pelakanaan ujian. Bupati juga sempat memberikan semangat pada sejumlah siswa yang sedang bersiap untuk mengikuti ujian pada sesi berikutnya.

“Semoga semua peserta ujian nasional SMP lulus semuanya dengan nilai yang bagus. Saya juga merasa senang karena pelaksanaan ujian nasional kali ini tidak ada kendala hingga hari terakhir,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Grobogan Amin Hidayat mengatakan, mulai tahun 2019, pelaksanaan ujian nasional untuk sekolah tingkat SMP di Grobogan sudah seragam. Yakni, semua sekolah SMP maupun MTs menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

“Tahun lalu, ada sejumlah sekolah yang masih ujian nasional berbasis paper atau kertas. Untuk tahun ini, semuanya sudah menyelenggarakan UNBK,” katanya.

Menurutnya, tahun ini ada 233 sekolah yang menyelenggarakan ujian nasional. Rinciannya, 74 SMP negeri, 60 SMP swasta, 3 MTs negeri dan 96 MTs swasta.

Dari jumlah ini, ada 161 sekolah melaksanakan UNBK secara mandiri. Kemudian, 72 sekolah melaksanakan UNBK dengan menumpang ke sekolah lain, seperti di SMA, MA atau SMK terdekat. Untuk jumlah peserta ujian nasional ada 20.599 siswa. Terdiri 13.739 siswa SMP dan 6.860 siswa MTs.