Pemberian anugerah literasi dilakukan Bupati Grobogan Sri Sumarni pada ratusan guru dan siswa yang sudah berhasil bikin buku. Pemberian anugerah berupa medali dilangsungkan di pendapa kabupaten, usai upacara Hardiknas di halaman Setda Grobogan, Kamis (2/5/2019).

Jumlah penerima anugerah literasi sebanyak 194 orang. Terdiri dari 24 siswa tingkat SD, SMP maupun SMA dan 170 guru. Para penulis buku ini sebelumnya sudah mengikuti workshop Satu Guru Satu Buku (Sagusabu) edisi I dan II dan workshop Satu Siswa Satu Buku (Sasisabu) edisi I.

Pemberian anugerah literasi ditandai pengalungan medali dari bupati para penerima. Pengalungan medali diawali dari siswa dan dilanjutkan para guru penulis. Sekda Grobogan Moh Sumarsono, perwakilan dari FKPD, Asisten I Padmo dan Kepala Dinas Pendidikan Grobogan Amin Hidayat ikut mendampingi acara pemberian anugerah literasi tersebut.

“Apa yang sudah dihasilkan para guru dan siswa ini tentunya ikut memberikan andil pada Grobogan yang sudah dicanangkan sebagai kabupaten literasi sejak tahun 2016 lalu. Selama ini, saya memang mendukung sekaligus mendorong dinas terkait agar para guru dan siswa bisa jadi penulis hebat. Alhamdulillah, saat ini sudah banyak sekali guru dan siswa yang mampu bikin buku dan mereka memang pantas mendapatkan apresiasi,” kata bupati.

Penghargaan lainnya juga diberikan pada Kepala SMPN 1 Penawangan Edi Widodo sebagai kepala sekolah tergiat dalam menggerakkan literasi di sekolah. Hingga saat ini, sudah ada 10 guru dan 1 siswa di sekolah tersebut yang sudah berhasil membikin buku.

Kemudian, ada pula pemberian hadiah berupa uang tunai untuk lima sinopsis terbaik dari peserta workshop Satu Guru Satu Buku (Sagusabu) edisi II dan 10 sinopsis terbaik peserta workshop Satu Siswa Satu Buku (Sasisabu) edisi I.

Selain memberikan penghargaan, dalam kesempatan itu, bupati  juga mendapat anugerah sekaligus dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Kabupaten Grobogan oleh Asosiasi Guru Penulis Grobogan (AGPG). Pengukuhan ditandai dengan penyematan selempang dan pemberian untaian bunga oleh Ketua AGPG Titiek Soertirahajoe.

Sementara itu, dalam upacara Hardikas, juga dirangkai dengan penyerahan penghargaan untuk 16 tenaga pendidik. Yakni, juara I bagi guru, kepala sekolah, pengawas berprestasi dan berdedikasi jenjang TK, SD, dan SMP. Kemudian, penghargaan juga diberikan pada juara I Olimpiade Guru Nasional (OGN) jenjang SD, dan SMP.