Kegiatan rutin pasar murah yang bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga kurang mampu pada bulan Ramadan, kembali di lakukan Pemkab Grobogan pada tahun 2019. Pelaksanaan kegiatan pasar murah dibuka secara resmi oleh Bupati Grobogan Sri Sumarni di Balai Desa Teguhan, Kecamatan Grobogan, Selasa (7/5/2019).

Bupati mengapresiasi adanya kegiatan pasar murah yang digelar setiap tahun itu. Melalui kegiatan tersebut sedikit banyak bisa membantu warga kurang mampu dalam membeli beragam kebutuhan pokok dengan harga murah.

“Kegiatan pasar murah saya nilai banyak sisi positifnya dan mengena buat masyarakat. Oleh sebab itu, program ini perlu terus dilanjutkan. Hanya saja, jumlah pengusaha dan UMKM perlu diperbanyak agar makin ramai dan masyarakat lebih terbantu dalam mendapatkan berbagai macam barang dengan harga murah,” kata bupati saat membuka pasar murah.

Sementara itu, Kabag Perekonomian Pradana Setyawan menyatakan, dalam tiap titik pasar murah, pihaknya memberikan 435 paket sembako gratis kepada warga kurang mampu. Bingkisan ini berisikan 3 kilogram beras, 2 liter minyak goreng dan 1 kilogram gula pasir.

Kegiatan pasar murah juga didukung berbagai pihak lainnya yang ikut pula membuka stand dan menyediakan barang dengan harga murah. Antara lain, Disperindag, organisasi wanita, seperti PKK, dharma wanita, HKTI, BUMD dan asosiasi UMKM.

Menurutnya, maksud dilaksanakan pasar murah adalah sebagai antisipasi sekaligus penyeimbang terhadap lonjakan atau kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat yang biasa terjadi setiap menjelang dan selama bulan puasa Ramadhan serta hari raya Idul Fitri. Adapun tujuannya adalah membantu masyarakat kurang mampu yang memiliki daya beli rendah terhadap pemenuhan kebutuhan pokok.