Jajaran Polres Grobogan melangsungkan apel kebangsaan dan gelar pasukan pengamanan terkait pengumuman hasil penghitungan suara Pemilu 2019 tingkat KPU Pusat atau nasional, Selasa (21/5/2019). Pelaksanaan apel kebangsaan dan gelar pasukan yang dilangsungkan di halaman Setda Grobogan itu dipimpin bersama oleh Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq dan Dandim 0717 Purwodadi Letkol Asman Mokoginta.

Apel juga dihadiri Bupati Grobogan Sri Sumarni, Kajari Puji Tri Asmoro, Ketua PN Purwodadi Cyrilla Nur Endah, dan sejumlah pejabat terkait lainnya. Hadir pula, para perwakilan dari sejumlah ormas, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq menegaskan, apel kebangsaan dan gelar pasukan dilakukan guna mengantisipasi adanya perpecahan ditengah polarisasi masyarakat terkait dampak Pemilu serta untuk menjaga keamanan di wilayahnya.

“Sejauh ini, situasi di Kabupaten Grobogan tetap aman dan terkendali. Kita berupaya agar suasana kamtibmas yang kondusif ini terus terjaga,” katanya.

Dalam kesempatan itu, kapolres menyampaikan himbuan agar warga Grobogan menyerahkan hasil pemilu kepada lembaga penyelenggara resmi, yakni Komisi Pemilihan Umum. Kapolres juga mengimbau warga Grobogan untuk tidak terpecah belah dan terprovokasi dengan isu-isu yang tidak benar.

Dalam apel juga diwarnai deklarasi penolakan gerakan people power yang disampaikan sejumlah ormas dan tokoh agama. Usai pelaksaan apel, personel TNI dan Polri langsung melaksanakan pengamanan dan siaga pada kantor KPU, Bawaslu serta gudang logistik Pemilu dalam rangka mendukung terciptanya susana kondusif di Kabupaten Grobogan.