Acara penandatanganan kontrak kerja untuk 38 paket pekerjaan konstruksi tahap I tahun 2019 dilangsungkan di pendapa kabupaten, Kamis (23/5/2019). Penandatanganan kontrak kerja dilakukan antara kepala OPD dengan pimpinan badan usaha atau rekanan pemenang lelang paket pekerjaan konstruksi.

Penandatanganan kontrak kerja juga disaksikan Bupati Grobogan Sri Sumarni, jajaran FKPD, Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Grobogan, Sekda Moh Sumarsono dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Bupati Grobogan Sri Sumarni meminta rekanan yang memenangkan lelang paket pekerjaan konstruksi untuk bekerja secara profesional dan mematuhi semua komitmen yang tertuang dalam kontrak. “Saya berharap setelah kontrak diteken, besok harus sudah bekerja. Jadi cepat ditandatangani, cepat dikerjakan, cepat diselesaikan. Tetapi juga harus ingat kualitasnya. Jangan cepat-cepat tapi kualitasnya jelek,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, bupati juga meminta para kepala OPD untuk rutin melakukan monitoring ke lokasi proyek. Tujuannya, untuk melihat perkembangan dan memastikan pekerjaan sudah dilakukan sesuai ketentuan.

Total dana yang dialokasikan untuk 38 paket konstruksi tahap I ini nilainya Rp 63 miliar lebih. Kemudian pada bulan Juni nanti juga akan ditandatangani kontrak kerja untuk 29 paket konstruksi dengan nilai Rp 28 miliar.

“Saya minta, para kepala OPD untuk memastikan anak buahnya melakukan monitoring dengan baik. Kalau ada rekanan yang tidak mengerjakan proyek sesuai ketentuan segera diberi sanksi sesuai aturan. Dalam pengawasan proyek, kita juga akan melibatkan aparat penegak hukum,” imbuh bupati.