Even kejuaraan tingkat kabupaten (Kejurkab) National Paralympic Committee (NPC) Grobogan 2019 resmi digelar hari ini, Kamis (13/6/2019). Ajang olahraga bagi penyandang difabel yang baru pertama kalinya digelar itu dibuka Sekretaris Daerah Grobogan Moh Sumarsono di gedung PGRI.

Sumarsono menyatakan, sejauh ini potensi atlet difabel Grobogan cukup bagus dan bahkan sudah meraih prestasi tingkat internasional. Antara lain, atlet angkat berat Siti Mahmudah yang pernah menjadi bagian dari kontingen Indonesia dalam ajang Paralimpiade di Brasil tahun 2016. Kemudian, atlet balap sepeda Sri Sugiyanti yang berhasil meraih tiga perak dan satu perunggu dalam even Asian Para Games 2018.

“Kita harapkan, dari ajang kejurkab ini nanti ada atlit lagi yang bisa berkiprah ditingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Sementara itu, Ketua NPC Grobogan Sunar menyatakan, dalam pelaksanaan kejurkab selama sehari ini, ada 80 atlet difabel yang ikut ambil bagian. Dalam ajang kejurkab ini, ada empat cabang olahraga yang dipertandingkan. Yakni, atletik, tenis meja, bulu tangkis, dan bola voli duduk.

“Ajang kejurkab ini sekaligus kita manfaatkan untuk memantau bibit potensial di berbagai cabang olahraga. Kita harapkan dari ajang ini bakal muncul atlit yang berbakat dan bisa kita bina lebih lanjut untuk meraih prestasi,” katanya.

Menurut Sunar, pihaknya sangat mengapresiasi langkah Disporabudpar Grobogan untuk menggelar even olah raga bagi penyandang difabel. Sebab, tidak semua kabupaten sudah pernah menggelar even kejurkab. Pada tiga tahun sebelumnya, pihaknya bersama Disporabudpar juga sudah pernah menggelar even pekan paralympic kabupaten (Peparkab).