Bupati Grobogan Sri Sumarni bersama pimpinan FKPD melangsungkan aksi sosial penanaman 1.000 pohon di Kelurahan Kunden, Kecamatan Wirosari, Senin (8/7/2019). Aksi ini dilangsungkan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2019 dan HUT ke-73 Bhayangkara.

Ada 12 jenis pohon yang ditanam oleh bupati bersama jajaran FKPD dan berbagai stakeholder lainnya. Yakni, pohon Glodokan sebanyak 30 batang, Imbo (50), Kepoh (10), Ketapang (150), Salam (50), Tanjung (50), Anggur Laut (150), Tabebuya (150), Maduka (150), bungur (10), Mahoni (100), dan Asem Jawa (100). Adapun lokasi penanaman meliputi lapangan kelurahan, sepanjang jalan perkampungan, serta tempat-tempat umum lainnya di wilayah kelurahan kunden.

Dalam kesempatan itu, bupati menegaskan, organisasi kesehatan dunia atau WHO telah memberikan peringatan bahwa salah satu ancaman terbesar terhadap kesehatan manusia adalah polusi udara. Dimana, setiap tahun, ada tujuh juta orang meninggal karena polusi udara.

Kemudian, 90 persen penduduk dunia telah terpapar pencemaran udara yang berasal dari asap. Yakni, asap kendaraan bermotor, kegiatan industri dan akibat pembakaran sampah. Peringatan dari WHO ini hendaknya jadi perhatian bersama.

Terkait kondisi itu, bupati mengajak masyarakat untuk giat menanam dan memelihara pohon demi kelestarian lingkungan. Menurutnya, melalui penanaman pohon ada banyak manfaat yang bisa didapat. Salah satu yang utama adalah menyelamatkan lingkungan dari polusi udara.

“Pada kesempatan ini, saya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk giat menanam dan memelihara pohon, minimal 25 pohon seumur hidup. Penanaman pohon bisa memanfaatkan lahan kosong sekitar rumah maupun dalam pot,” tegasnya.

Selain menanam pohon, lanjut bupati, upaya mengurangi polusi udara bisa dilakukan dengan cara lainnya. Yakni, beralih dari kendaraan pribadi menggunakan transportasi umum untuk meminimalisir asap kendaraan yang bisa mencemari udara.

Di samping itu bisa juga dengan memilih moda transportasi ramah lingkungan seperti sepeda, atau berjalan kaki untuk bepergian ke tempat yang letaknya dekat. Kemudian, mengurangi konsumsi rokok, produk kemasan, dan penggunaan alat elektronik.